Logo Repository App UFDK Repository UFDK Universitas Fort De Kock
← Kembali
Skripsi 2017

Hubungan Sikap, Dukungan Suami Dan Keterpaparan Informasi Dengan Pemberian Susu Formula Oleh Ibu Bekerja Di Wilayah Kerja Puskesmas Ibuh Tahun 2015

Penulis
Vini Sri Ningsih
Pembimbing
Wenny Lazdia; Welly Femelia
Jenis repository
Skripsi
Tahun
2017
Fakultas
Fakultas Ilmu Kesehatan
Program studi
S1 Kesehatan Masyarakat
Metode penelitian
—
Jenis metode
—
Variabel
—
Sumber dana
—
Lokasi/wilayah penelitian
—
Dipublikasikan
13 April 2017

Abstrak

Susu Formula adalah susu yang telah dimodifikasi dan diformulasikan sedemikian rupa agar dapat memberikan keseimbangan zat gizi bagi bayi. UNICEF menyebutkan, bahwa bayi yang diberi susu formula berpeluang 25 kali meninggal dunia pada bulan pertama kelahirannya. Tujuan penelitian ini mengetahui hubungan sikap, dukungan suami, dan keterpaparan informasi dengan pemberian susu formula oleh ibu bekerja di wilayah kerja Puskesmas Ibuh tahun 2015. Penelitian menggunakan metode analitik dengan desain cross sectional, telah dilaksanakan pada bulan Juli - Agustus 2015. Dengan populasi 196 ibu bekerja yang memiliki bayi usia 0-24 bulan. Jumlah sampel penelitian ini adalah 130 orang dengan teknik Simple Random Sampling. Pengolahan data dilakukan secara komputerisasi meliputi analisis univariat dan bivariat dengan uji statistik Chi-Square dan dengan derajat kepercayaan 95%. Hasil analisis univariat diperoleh sebagian besar 79 (60,8%) ibu memberikan susu formula, 78 (60%) responden bersikap negatif, 74 (56,9%) responden dengan dukungan suami rendah dan 77 (59,2%) responden dengan keterpaparan informasi rendah. Analisis bivariat menunjukkan bahwa terdapat hubungan bermakna antara sikap ibu,dukungan suami, dan keterpaparan informasi dengan Pvalue dan PR secara berturut-turut adalah p=0,000 dan PR=1.792 ; p=0,000 dan PR=2.694 ; p=0,000 dan PR=2.646. Disimpulkan bahwa ada hubungan antara sikap, dukungan suami dan keterpaparan informasi dengan pemberian susu formula oleh Ibu bekerja. Disarankan agar suami dijadikan sasaran penyuluhan ASI. Bagi ibu, perlu untuk meningkatkan pengetahuan tentang ASI sehingga tidak mudah terpengaruh dengan promosi tentang susu formula. Abstract (EN): Formula Milk is modified milk and properly formulated in order to be able to give the balance of babies„ nutrient. UNICEF said, that babies who are given formula milk have opportunity to die 25 times more on the first month of bearing. The purpose of this research was to know whether there is the correlation between attitude, husband‟s support, and information exposure and giving formula milk by the working mothers in Puskesmas Ibuh‟s working area. The research used the analytic method with the cross sectional design and had been done in July – August 2015. The population was 196 working mothers who have 0-24 month babies. The numbers of samples were 130 people taken by using Simple Random Sampling technique. The data was proceded by computerizing it including univariat and bivariat with statistic Chi-Square test that has 95% degree of confidence. Univariat analysis result showed that most of mothers or 79 (60,8%) in Puskesmas Ibuh‟s working area gave formula milk to their children, 78 (60%) respondents thought it was a bad idea, 74 (56,9%) respondents were whose husbands have low support about giving it, and 77 (59,2%) respondents had low information exposure about it. Bivariat analysis result showed that there was the significant relation between mothers attitude, husbands support, and information exposure and p and PR sequentially are p =0,000 and PR =1.792;p = 0,000 and PR = 2.694;p =0,000 and PR =2.646 To summarize, there was the correlation between mothers attitude, husbands support, and information exposure and giving formula milk by working mothers in Puskesmas Ibuh‟s working area in 2015. Husband‟s role is important for giving breast milk. Then, it is suggested to mother to get more knowledge about breast milk in order to be not influenced easily by formula milk advertising.

Kata Kunci

Bekerja Dukungan Suami Susu Formula