Logo Repository App UFDK Repository UFDK Universitas Fort De Kock
← Kembali
Hubungan Pengetahuan,Sikap Dan Beban Tas Ransel Siswa Terhadap Kejadian Scoliosi...
Buka Dokumen (Google Drive)
KTI 2025

Hubungan Pengetahuan,Sikap Dan Beban Tas Ransel Siswa Terhadap Kejadian Scoliosis Di SD Negeri 02 Percontohan Kota Bukittinggi.

Penulis
Miftahul jannah
Pembimbing
Irhas Syah
Jenis repository
KTI
Tahun
2025
Fakultas
Fakultas Ilmu Kesehatan
Program studi
D3 Fisioterapi
Metode penelitian
—
Jenis metode
—
Variabel
—
Sumber dana
—
Lokasi/wilayah penelitian
— (Kota Bukittinggi, Sumatera Barat)
Dipublikasikan
04 Februari 2026

Abstrak

Seiring berkembangnya dunia pendidikan, siswa dituntut untuk lebih aktif dalam kegiatan belajar mengajar. Hal ini membuat siswa harus membawa banyak perlengkapan seperti buku, alat tulis, bekal, dan perlengkapan lainnya setiap hari. Akibatnya, tas menjadi sangat berat dan dapat meningkatkan risiko gangguan tulang belakang seperti skoliosis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap siswa terhadap kejadian scoliosis di SD Negeri 02 Percontohan Kota Bukittinggi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional dan dilaksanakan pada bulan Mei 2025, melibatkan 72 siswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat serta bivariat. Hasil penelitian diperoleh 54,2% siswa memiliki pengetahuan rendah, 52,8% memiliki sikap yang negatif, 51,4% membawa beban tas ransel yang tidak beresiko, namun 87,5% kategori normal (tidak scoliosis). Terdapat hubungan antara beban tas ransel (Pvalue =0,013) dengan kejadian scoliosis di SD Negeri 02 Percontohan Kota Bukittinggi Tahun 2025. Tidak terdapat hubungan antara pengetahuan (Pvalue =1,000) dan sikap (Pvalue =1,000) dengan kejadian scoliosis di SD Negeri 02 Percontohan Kota Bukittinggi Tahun 2025.Disimpulkan bahwa hanya variabel beban tas ransel berhubungan dengan kejadian scoliosis di SD Negeri 02 Percontohan Kota Bukittinggi Tahun 2025. Oleh karena itu, disarankan bagi siswa untuk mengurangi beban tas ransel yang dibawa ke sekolah. Hal ini dilakukan untuk mengurangi risiko beban berlebih yang diterima tulang belakang serta menurunkan risiko scoliosis. Abstract (EN): As the education system evolves, students are required to be more active in teaching and learning activities. This leads to students carrying numerous items such as books, stationery, lunch, and other school supplies daily. As a result, backpacks become very heavy, increasing the risk of spinal disorders such as scoliosis. This study aims to determine the relationship between students‟ knowledge and attitudes and the incidence of scoliosis at SD Negeri 02 Percontohan, Bukittinggi City. This quantitative research used a cross-sectional design and was conducted in May 2025, involving 72 students selected through purposive sampling. Data were collected using questionnaires and analyzed both univariately and bivariately. The results showed that 54.2% of students had low knowledge, 52.8% had negative attitudes, and 51.4% carried backpack loads considered non-risky. However, 87.5% were categorized as normal (not having scoliosis). A significant relationship was found between backpack load (P value = 0.013) and the incidence of scoliosis at SD Negeri 02 Percontohan in 2025. No significant relationship was found between knowledge (P value = 1.000) or attitude (P value = 1.000) and the incidence of scoliosis. It can be concluded that only the backpack load variable is related to the incidence of scoliosis at SD Negeri 02 Percontohan, Bukittinggi City, in 2025. Therefore, it is recommended that students reduce the weight of the backpacks they carry to school, in order to minimize excessive spinal load and reduce the risk of scoliosis.

Kata Kunci

Pengetahuan Sikap Beban tas ransel Scoliosis