Hubungan Pengetahuan, Sikap Dan Peran Petugas Dengan Kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk Aedes Aegypti Di Kelurahan Campago Ipuh Wilayah Kerja Puskesmas Mandiangin Koto Selayan Tahun 2015
- Penulis
- Wahyu Hermanto
- Pembimbing
- Welly Femelia; Harisna
- Jenis repository
- Skripsi
- Tahun
- 2017
- Fakultas
- Fakultas Ilmu Kesehatan
- Program studi
- S1 Kesehatan Masyarakat
- Metode penelitian
- —
- Jenis metode
- —
- Variabel
- —
- Sumber dana
- —
- Lokasi/wilayah penelitian
- —
- Dipublikasikan
- 11 April 2017
Abstrak
Pemberantasan sarang nyamuk aedes aegypti yang efektif dan efisien melalui kegiatan 3M plus, yaitu menguras bak mandi, menutup tempat penampungan air dan mengubur barang bekas serta menabur bubuk abate di tempat penampungan air atau menyingkirkan barang bekas yang memungkinkan dijadikan tempat perindukan dan perkembangbiakan jentik nyamuk Aedes aegypti. Berdasarkan Data Dinas Kota Bukittinggi menunjukkan bahwa pada tahun 2014 di Kecamatan Mandiangin terjadi kasus penyakit DBD sebanyak 154 (IR = 68,5) kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan Sikap Dan Peran Petugas Dengan Kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk Aedes Aegypti Di Kelurahan Campago Ipuh Kecamatan Mandiangin Koto Selayan Tahun 2015 Jenis penelitian adalah deskriptif dengan pendekatan cross sectional study dengan jumlah populasi 1.533 orang dan diddapatkan sampel sebanyak 93 responden. Penelitian ini dilakukan Di Keluharan Campago Ipuh Kecamatan Mandiangin Koto Selayan pada bulan Agustus 2015. Data yang diperoleh dalam penelitian ini dianalisis dengan menggunakan rumus uji statistik Chi-square dan penentuan Odds Ratio (OR). Hasil analisa univariat didapat kegiatan PSN aedes Aegipty tidak baik (59,1%). pengetahuan rendah (52,7%), sikap negatif (54,8%) dan peran petugas baik (54,8%). Hasil bivariat didapatkan bahwa faktor-faktor yang bermakna yaitu: Pengetahuan (p value = 0,001 ; OR =4,45), Sikap (p value = 0,024 ; OR =2,9) dan peran petugas kesehatan (p value = 0,016 ; OR =3,17) Dari hasil penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa pengetahuan, sikap dan peran petugas kesehatan berhubungan dengan kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk aedes aegypti. Diharapkan peran masyarakat, dengan didukung oleh keterlibatan Dinas kesehatan, Puskesmas, tokoh masyarakat, dan lintas sektor sangat menunjang keberhasilan program pemberantasan sarang nyamuk aedes aegypti. Abstract (EN): Eradication of mosquito breeding aedes aegypti effective and efficient through 3M plus, which drain the tub, close the water tanks and burying the used goods and sowing abate powder in water reservoirs or get rid of junk that allows used as a breeding and breeding larvae of Aedes aegypti. Based Data Bukittinggi Office show that in 2014 in District Mandiangin occur as many as 154 cases of dengue fever (IR = 68.5) cases. This study aims to determine Knowledge Relations Officer With Attitude And The Role Activity Aedes aegypti mosquito nest eradication In Campago Ipuh Village Puskesmas Mandiangin Koto Selayan 2015. This type of research is a descriptive cross-sectional study with a population of 1,533 people and obtained a sample of 93 respondents. This research was conducted in village Puskesmas Campago Ipuh Mandiangin Koto Selayan in september 2015. The data obtained in this study were analyzed using statistical formulas Chi-square test and the determination of the Odds Ratio (OR). Univariate analysis results obtained PSN aedes aegypti is not good (59.1%). low knowledge (52.7%), negative attitude (54.8%) and the role of good officers (54.8%). Bivariate results showed that significant factors are: knowledge (p value = 0.001; OR = 4.45), attitude (p value = 0.024; OR = 2.9) and the role of health workers (p value = 0.016; OR = 3.17). From the results of research and discussion, it can be concluded that the knowledge, attitude and role of health workers related activities Aedes aegypti mosquito nest eradication. The expected role of the community, supported by the involvement of the Department of Health, health centers, community leaders, and cross-sector really support the program's success aedes aegypti mosquito eradication.