Hubungan Pengetahuan, Sikap dan Kebiasaan Petani Jagung Terhadap Kejadian Cervical Syndrome di Jorong Sigunanti Kecamatan Kinali Kabupaten Pasaman Barat Tahun 2015
- Penulis
- Septria Murti Sari
- Pembimbing
- Yenni
- Jenis repository
- Karya Tulis Ilmiah
- Tahun
- 2017
- Fakultas
- Fakultas Ilmu Kesehatan
- Program studi
- D3 Fisioterapi
- Metode penelitian
- —
- Jenis metode
- —
- Variabel
- —
- Sumber dana
- —
- Lokasi/wilayah penelitian
- —
- Dipublikasikan
- 18 April 2017
Abstrak
Cervical Syndrome adalah sekumpulan gejala berupa nyeri leher atau tengkuk, nyeri yang menjalar, rasa kesemutan yang menjalar, spasme otot yang di sebabkan karena perubahan struktur columna vertebra cervicalis akibat perubahan degenerative pada diskus intervertebralis, pada ligamentum flavum. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan, sikap dan kebiasaan petani jagung terhadap kejadian cervical syndrome Di Jorong Sigunanti Kecamatan Kinali Kabupaten Pasaman Barat tahun 2015 pada tanggal 12 Juli sampai 02 Agustus tahun 2015. Penelitian ini bersifat Deskriptif Analitik dengan rancangan Cross Sectional Study dengan jumlah sampel 54 petani, dengan uji Univariat dan Bivariat dengan uji chi-square. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa petani yang berpengetahuan rendah sebanyak 34 (63.0%), sikap negatif sebanyak 31 (57.4%), kebiasaan negatif sebanyak 29 (53.7), yang merasa nyeri sebanyak 31 (57.4), dan bahwa ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan dengan cervical syndrome (p= 0.002 dan OR = 0.154), ada hubungan yang bermakna antara sikap dengan cervical syndrome (p=0.019 dan OR = 0.263), ada hubungan yang bermakna antara kebiasaan dengan cervical syndrome (p=0.016 dan OR=0.254). Penelitian ini disimpulkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan, sikap dan kebiasaan dengan cervical syndrome pada petani jagung. Untuk itu diharapkan kepada petugas kesehatan untuk melakukan pendekatan secara pribadi dengan petani untuk mendorong petani agar bisa dan mengetahui bagaimana cara mencegah berbagai penyakit terutama cervical syndrome. Abstract (EN): Cervical syndrome is a syndrome such as pain in the neck, pain that is spreading, pains and needles, muscle spasm that is cause by the change of columna vetebra cervicalisstructure because of the degenerative change in discus intervertebralis, in ligamentumplavum. The aim of this research is to know the correlation between knowledge, attitude and behavior of corn farmers in cervical syndrome in jorong sigunanti kecamatan kinali kabupaten pasaman barat in 12 july until 2 august 2015. This is descriptive Analysis by using Cross Sectional Study. The samples are 54 farmers, using Univariat and Bivariat in Chi-square. From this research, it was found that there are 34 farmers who have lack knowledge (63,0 %), negative attitude about 31 farmers (57,4 %), bad behavior about 29 farmers (53,7 %), that get pain are about 31 farmers (57,4 %), and there are correlation between the knowledge and cervical syndrome (p = 0,002 and OR = 0, 154), there are correlation between attitude and cervical syndrome (p = 0,019 and OR = 0, 154), there are correlation between behavior and cervical syndrome (p = 0,016 and OR = 0, 254). It can be concluded that there are correlation between knowledge, attitude and behavior toward cervical syndrome to corn farmers . so that it is hoped to the medics to do some approach to the farmers to tell them how to prevent cervical syndrome.