Hubungan Pengetahuan, Pelatihan dan Ketersediaan APD dengan Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) pada Bengkel Las di Kota Solok Tahun 2016
- Penulis
- Doni Putra
- Pembimbing
- Welly Femelia; Nurdin
- Jenis repository
- Skripsi
- Tahun
- 2017
- Fakultas
- Fakultas Ilmu Kesehatan
- Program studi
- S1 Kesehatan Masyarakat
- Metode penelitian
- —
- Jenis metode
- —
- Variabel
- —
- Sumber dana
- —
- Lokasi/wilayah penelitian
- —
- Dipublikasikan
- 07 April 2017
Abstrak
Penggunaan APD merupakan penyambung dari berbagai upaya pencegahan kecelakaan lainnya atau ketika tidak ada metode atau praktek lain yang mungkin untuk dilakukan. Penelitian ini dilakukan pada bengkel las di Kota Solok dikarenakan masih banyaknya pekerja yang tidak menggunakan APD. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan, pelatihan dan ketersediaan APD dengan penggunaan APD pada Bengkel Las di Kota Solok Tahun 2016. Jenis penelitian yang digunakan adalah survey analitik dengan metode cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pekerja pada bengkel las Kota Solok. Pengambilan sampel menggunakan total sampling sebanyak 45 responden. Data dianalisa secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan (pvalue= 0,010 dan OR= 6,375), pelatihan (pvalue= 0,000 dan OR= 30,000) dan ketersediaan APD (p= 0,000 dan OR= 0,080) dengan penggunaan APD pada bengkel las di Kota Solok. Dari semua variabel yang diteliti, yang paling memiliki peluang risiko untuk penggunaan APD adalah pelatihan. Disarankan kepada perusahaan atau pimpinan bengkel las untuk mengadakan pelatihan K3 kepada pekerja khususnya palatihan tentang penggunaan APD pada pekerja bengkel las sehingga pekerja lebih aman saat bekerja dengan resiko kerja yang mungkin dapat terjadi. Abstract (EN): The use of PPE is a junction of various efforts to prevent other accidents or when there is no other method or practice possible to do. This research was conducted at the welding shop in the city of Solok because there are still many workers who do not use PPE. This study aims to determine the relationship of knowledge, training and availability of PPE with the use of PPE in Solok City Welding in 2016. This type of research is analytic survey with cross sectional method. The population in this study are all workers in the welding shop Solok. Sampling using total sampling 45 respondents. Data were analyzed using univariate and bivariate chi-square test. The results showed that there is a relationship between knowledge (pvalue = 0.010 and OR = 6.375), training (pvalue = 0.000 and OR = 30,000) and the availability of APD (p = 0.000 and OR = 0.080) with the use of PPE in the welding shop in Solok. Of all the variables studied, most have the chance of risk for the use of PPE is training. Suggested to the company or the management of welding workshop for training workers K3 palatihan especially on the use of PPE in the welding shop workers so that workers will be more secure when working with occupational risk that may occur.