Hubungan Pengetahuan dan Dukungan Suami Kepada Ibu Menyusui dengan Pemberian ASI Eksusif Kepada Bayi di Wilayah Kerja Puskesmas Kapau Kabupaten Agam Tahun 2024
- Penulis
- Rini Anggriani
- Pembimbing
- Sari Ida Miharti
- Jenis repository
- Skripsi
- Tahun
- 2025
- Fakultas
- Fakultas Ilmu Kesehatan
- Program studi
- S1 Kebidanan
- Metode penelitian
- —
- Jenis metode
- —
- Variabel
- —
- Sumber dana
- —
- Lokasi/wilayah penelitian
- — (Kabupaten Agam, Sumatera Barat)
- Dipublikasikan
- 03 Februari 2026
Abstrak
Capaian pemberian ASI Eksklusif di Provinsi Sumatra Barat di tahun 2023 adalah sebesar 80,2 dan angka ini berapa pada urutan 10 terendah secara nasional. Sedangkan di Puskesmas Kapau terjadi adanya penurunan capaian pemberian ASI Eksklusif dari 86,4% di tahun 2023 menjadi 80,3% pada semester I tahun 2024. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan dukungan suami dengan pemberian ASI Eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Kapau Kabupaten Agam. Jenis penelitian ini adalah survey analitik dengan pendekatan cross sectional study. Penelitian ini telah dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Kapau pada tanggal 20 November – 10 Desember 2024 dengan sampel sebanyak 80 ibu yang memiliki anak usia 6 – 24 bulan yang diambil dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan instrumen berupa kuisioner penelitian. Analisis data meliputi analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 57,5% responden berpengetahuan baik, 67,5% dukungan suami baik, 60% ASI Eksklusif. Terdapat hubungan pengetahuan ibu ( p = 0,004 dan OR = 5,140) dan dukungan suami ( p = 0,003 dan OR = 4,911) dengan pemberian ASI Eksklusif. Disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan ibu dan dukungan suami dengan pemberian ASI E ksklusif. Diharapkan kepada pihak tenaga kesehatan untuk dapat memaksimalkan upaya edukasi tentang ASI Ekskulsif serta meningkatkan keterlibatan suami dalam kegiatan tersebut agar pengetahuan ibu dan suami dapat ditingkatkan sehingga mendukung terhadap pemberian ASI Eksklusif. Abstract (EN): The achievement of exclusive breastfeeding in West Sumatra Province in 2023 was 80.2%, which ranked as the 10th lowest nationally. Meanwhile, in the Kapau Community Health Center area, the achievement of exclusive breastfeeding decreased from 86.4% in 2023 to 80.3% in the first semester of 2024. This study aims to determine the relationship between maternal knowledge and husband's support with exclusive breastfeeding in the work area of Kapau Community Health Center, Agam District. This research is an analytical survey with a cross- sectional study approach. The research was conducted in the Kapau Community Health Center area from November 20 to December 10, 2024, with a sample of 80 mothers who had children aged 6–24 months, selected using purposive sampling technique. Data was collected using a research questionnaire. Data analysis included univariate analysis and bivariate analysis using chi-square test. The results showed that 57.5% of respondents had good knowledge, 67.5% received good support from their husbands, and 60% practiced exclusive breastfeeding. There was a significant relationship between maternal knowledge (p = 0.004 and OR = 5.140) and husband's support (p = 0.003 and OR = 4.911) with exclusive breastfeeding. It was concluded that there is a relationship between maternal knowledge and husband's support with exclusive breastfeeding. It is recommended that healthcare workers maximize efforts in educating about exclusive breastfeeding and encourage greater husband involvement in these activities so that both the mother's and husband's knowledge can be improved, thus supporting the practice of exclusive breastfeeding.