Logo Repository App UFDK Repository UFDK Universitas Fort De Kock
← Kembali
Cover Hubungan Konseling dengan Pemilihan Alat Kontrasepsi Implant pada Pasangan Usia Subur (PUS) di Puskesmas Marunggi Kota Pariaman Tahun 2016
Buka Dokumen (Google Drive)
Laporan tugas akhir 2017

Hubungan Konseling dengan Pemilihan Alat Kontrasepsi Implant pada Pasangan Usia Subur (PUS) di Puskesmas Marunggi Kota Pariaman Tahun 2016

Penulis
Marlina
Pembimbing
Rudjito; Nita Tri Putri
Jenis repository
Laporan tugas akhir
Tahun
2017
Fakultas
Fakultas Ilmu Kesehatan
Program studi
D4 Kebidanan
Metode penelitian
—
Jenis metode
—
Variabel
—
Sumber dana
—
Lokasi/wilayah penelitian
—
Dipublikasikan
06 April 2017

Abstrak

Untuk mencegah terjadinya laju pertumbuhan penduduk yang terus meningkat, Pemerintah terus berupaya untuk menekan laju pertumbuhan penduduk dengan program keluarga berencana (KB). Sasaran program KB adalah terkendalinya pertumbuhan penduduk dan meningkatnya keluarga kecil yang berkualitas. Untuk mencapai sasaran tersebut, maka disusun beberapa arahan kebijakan, salah satunya adalah peningkatan pemakaian kontrasepsi yang lebih efektif serta efisien untuk jangka waktu panjang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan konseling dengan pemilihan alat kontrasepsi implant pada pasangan usia subur (PUS) di Puskesmas Marunggi Kota Pariaman tahun 2016. Desain dalam penelitian ini adalah analitik dengan metode pendekatan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini semua ibu PUS yang datang berkunjung ke Puskesmas yang berjumlah 1577, dengan jumlah sampel 60 orang yang diambil dengan teknik accidental sampling. Analisis data menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan dari 60 responden didapatkan, 66,6% responden mendapatkan konseling dari petugas kesehatan dan 71,7% responden akseptor alat kontrasepsi implant. Analisis bivariat menunjukkan terdapatnya hubungan yang bermakna antara konseling dengan pemilihan alat kontrasepsi implant dengan p value = 0,003 p < 0,05). Dengan demikian dapat disimpulkan terdapatnya hubungan yang bermakna antara konseling dengan pemilihan alat kontrasepsi implant. diharapkan kepada petugas kesehatan khususnya petugas pelayanan kontrasepsi untuk lebih meningkatkan teknik konseling yang efektif dan efisien serta membantu akseptor dalam menentukan pilihan dalam memakai kontrasepsi. Abstract (EN): To prevent the population growth rate continues to increase, the Government continues its efforts to reduce the rate of population growth with a Family Planning (FP) program. Target of Family Planning programs is the controlled population growth and increasing the quality small family. To achieve these goals, then drafted some policy directions, one of which is the increased use of contraception the more effective and efficient for the long term. This study aims to determine the relationship counseling with the selection of contraceptive implants in couples of childbearing age (EFA) in Publich Health Center Marunggi Pariaman City 2016. Design of this research is analytic with cross sectional method. The population in this study all EFA mother who came to the health center which totaled 1577, with a sample of 60 people taken by accidental sampling technique. Data analysis using Chi-Square test. The results showed 60 respondents obtained, 66.6% of respondents get counseling from health workers and 71.7% of respondents acceptors of contraceptive implant. The bivariate analysis showed the presence of a significant relationship between counseling with implant contraceptive choice with p value = 0.003 p <0.05). Thus we can conclude the presence of a significant relationship between counseling with the selection of contraceptive implant. health workers in particular are expected to contraceptive care workers to further improve effective counseling techniques and efficient and help acceptor in determining the choice to use contraception.

Kata Kunci

Konseling Kontrasepsi implant PUS