Hubungan Kepatuhan, Kebiasaan dan Keterampilan Berkenderaan dengan Kecelakaan Lalu Lintas Pada Pengendara Sepeda Motor di Lubuk Sikaping Tahun 2016
- Penulis
- Rizki Alfurqan
- Pembimbing
- Harisnal; Cici Apriza Yanti
- Jenis repository
- Skripsi
- Tahun
- 2017
- Fakultas
- Fakultas Ilmu Kesehatan
- Program studi
- S1 Kesehatan Masyarakat
- Metode penelitian
- —
- Jenis metode
- —
- Variabel
- —
- Sumber dana
- —
- Lokasi/wilayah penelitian
- —
- Dipublikasikan
- 07 April 2017
Abstrak
Pada tahun 2014 tercatat 375 kasus kecelakaan lalulintas dan sebagian besar kecelakaan lalu lintas yang terjadi melibatkan kendaraan roda dua, angka ini menunjukkan rata-rata kecelakaan lalu lintas di Lubuk sikaping lebih dari 1 kasus/ hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kepatuhan, kebiasaan dan keterampilan berkenderaan dengan kecelakaan lalu lintas pada pengendara sepeda motor di lubuk sikaping tahun 2016 Jenis penelitian ini deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional study. Populasi penelitian adalah seluruh pengendara sepeda motor yang ada di Lubuk Sikaping yaitu sebanyak 283 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling dengan jumlah sebanyak 74 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan lembar observasi kepatuhan berlalu lintas. Analisis data hasil penelitian meliputi analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 66,2% responden patuh dalam berkendara, 55,4% responden dengan kebiasaan berkendara dalam kategori baik, 64,9% responden memiliki keterampilan yang baik dalam berkendara dan 54,1% responden pernah mengalami kecelakaan lalu lintas. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa ada hubungan kepatuhan ( p = 0,014, OR = 4,22), kebiasaan (p = 0,002, OR = 5,417) dan keterampilan (p = 0,008, OR = 4,667). Dapat disimpulkan bahwa kepatuhan, kebiasaan dan keterampilan berkendaraan berhubungan dengan kecelakaan lalu lintas pada pengendara sepeda motor. Untuk itu diharapkan kepada masyarakat dan petugas untuk selalu memperhatikan keselamatan berlalu lintas dengan mematuhi semua peraturan lalu lintas, menjaga tata tertib dan kebiasaan yang baik dalam berlalu lintas dan meningkatkan keterampilan dalam berkendaraan agar dapat terhindar dari kejadian kecelakaan lalu lintas pada pengendara sepeda motor. Abstract (EN): In 2014 recorded 375 cases of traffic accidents and most of the traffic accidents that occurred involving two-wheeled vehicles, this figure represents the average of traffic accidents in Lubuk Sikaping of more than 1 case / day. This study aims to determine the relationship of obedience, habits and skills drive is by road traffic accidents motorcycle riders in Lubuk Sikaping 2016 This study was descriptive analytic with cross sectional study. The population is all motorcyclists in Lubuk Sikaping as many as 283 people. Sampling using accidental sampling with a total of 74 people. Collecting data using questionnaires and observation sheets traffic compliance. Analysis of the research data includes the analysis of univariate and bivariate analysis using chi square test. The results showed that 66.2% of respondents wayward driving, 55.4% of respondents with good driving habits in the category, 64.9% of respondents have good skills in driving and 54.1% of respondents had experienced a traffic accident. The results of the bivariate analysis showed that there is a relationship adherence (p = 0.014, OR = 4.22), habits (p = 0.002, OR = 5.417) and skills (p = 0.008, OR = 4.667). It can be concluded that compliance, driving habits and skills related to a traffic accident on motorcyclists. For that is expected to society and officials to always pay attention to traffic safety by complying with all traffic regulations, maintaining discipline and good habits in road traffic and improve driving skills in order to avoid the occurrence of traffic accidents on motorcyclists.