Hubungan Hipertensi Dan Kekurangan Energi Kronik Pada Ibu Hamil Dengan Berat Badan Lahir Rendah di Wilayah Kerja Puskesmas Biaro Kabupaten Agam Tahun 2024
- Penulis
- Rahma Belinda
- Pembimbing
- Indreswati
- Jenis repository
- Skripsi
- Tahun
- 2025
- Fakultas
- Fakultas Ilmu Kesehatan
- Program studi
- S1 Kebidanan
- Metode penelitian
- —
- Jenis metode
- —
- Variabel
- —
- Sumber dana
- —
- Lokasi/wilayah penelitian
- — (Kabupaten Agam, Sumatera Barat)
- Dipublikasikan
- 03 Februari 2026
Abstrak
Pada saat ini masalah berat badan lahir rendah masih cukup tinggi. Data dinas Kesehatan Kabupaten Agam pada tahun 2021 dari 5.135 jumlah persalinan terdapat 421 (8,19%) lahir dengan berat badan lahir rendah, pada tahun 2022 dari 5.647 jumlah persalinan terdapat 581 (10,28%) lahir dengan berat badan lahir rendah dan pada tahun 2023 dari 587 persalinan terdapat 64 (10,90%) lahir dengan berat badan lahir rendah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Hubungan Hipertensi Dan Kekurangan Energi Kronik Pada Ibu Hamil Dengan Berat Badan Lahir Rendah di Wilayah Kerja Puskesmas Biaro Kabupaten Agam Tahun 2024. Jenis penelitian yang akan dilakukan adalah penelitian retrospektif dengan pendekatan Cross Sectional. Penelitian telah dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Biaro Kabupaten Agam pada bulan Juli – November tahun 2024. Populasi penelitian ini adalah seluruh jumlah persalinan yang ada di Wilayah Kerja Puskesmas Biaro Kabupaten Agam tahun 2023 berjumlah 587 orang dengan jumlah sampel 266 orang. Teknik pengambilan sampel yaitu simple random sampling. Hasil penelitian kemudian di analisis menggunakan analisis univariate dan bivariat menggunakan SPSS. Hasil penelitian terdapat 53 orang (19,9%) responden yang mengalami berat badan lahir rendah, 101 orang (38%) responden yang mengalami hipertensi dalam kehamilan dan 92 orang (34,6%) responden yang mengalami kekurangan energi kronik dalam kehamilan. Hasil uji statistitik terdapat hubungan hipertensi (p = 0,008) dan KEK (p = 0,001) dengan kejadian berat badan lahir rendah. Kesimpulan terdapat hubungan hipertensi dan kekurangan energi kronik dengan kejadian berat badan lahir rendah. Disarankan kepada ibu hamil untuk memperhatikan pola makan dengan gizi seimbang. Abstract (EN): Currently, the issue of low birth weight (LBW) remains quite high. Data from the Health Department of Agam Regency in 2021 showed that out of 5,135 deliveries, 421 (8.19%) had low birth weight; in 2022, from 5,647 deliveries, 581 (10.28%) had low birth weight; and in 2023, from 587 deliveries, 64 (10.90%) were born with low birth weight. The aim of this study is to examine the relationship between hypertension and chronic energy deficiency in pregnant women with low birth weight in the working area of Biaro Health Center, Agam Regency in 2024. This study is a retrospective research with a cross-sectional approach. The research was conducted in the Biaro Health Center working area in Agam Regency from July to October 2024. The study population consists of all deliveries in the Biaro Health Center working area in Agam Regency in 2023, totaling 587 cases, with a sample size of 266 respondents. The sampling technique used was simple random sampling. The data were analyzed using univariate and bivariate analysis with SPSS. The results of the study showed that 53 respondents (19.9%) had low birth weight, 101 respondents (38%) had hypertension during pregnancy, and 92 respondents (34.6%) experienced chronic energy deficiency during pregnancy. Statistical tests revealed a significant relationship between hypertension (p = 0.008) and chronic energy deficiency (p = 0.001) with low birth weight incidence. In conclusion, there is a relationship between hypertension and chronic energy deficiency with the occurrence of low birth weight. Pregnant women are advised to pay attention to balanced nutritious diet.