Hubungan Beban Kerja, Stres Kerja Dan Shift Kerja Dengan Kelelahan Kerja Pada Perawat di Ruangan Interne Pria, Interne Wanita dan Bedah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Solok Tahun 2016
- Penulis
- Adit Adskia Istin
- Pembimbing
- Harisnal; Cici Apriza Yanti
- Jenis repository
- Skripsi
- Tahun
- 2017
- Fakultas
- Fakultas Ilmu Kesehatan
- Program studi
- S1 Kesehatan Masyarakat
- Metode penelitian
- —
- Jenis metode
- —
- Variabel
- —
- Sumber dana
- —
- Lokasi/wilayah penelitian
- —
- Dipublikasikan
- 08 April 2017
Abstrak
Kelelahan kerja merupakan bagian dari permasalahan umum yang sering dijumpai pada tenaga kerja. Kelelahan mempengaruhi kesehatan tenaga dan dapat menurunkan produktivitas. Berdasarkan survey awal yang dilakukan terhadap 9 orang perawat, 7 orang perawat mengalami kelelahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara beban kerja, stres kerja dan shift kerja dengan kelelahan kerja pada perawat di Ruangan Interne Pria, Interne Wanita dan Bedah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Solok. Metode penelitian ini adalah Deskiptif Analitik dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional Study. Penelitian dilakukan terhadap 39 orang responden yang memenuhi kriteria inklusi. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner dengan analisis data menggunakan uji Chi Square. Adapun yang menjadi variabel dependen adalah kelelahan kerja dan variabel independen adalah beban kerja, stres kerja dan shift kerja. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 2 September 2016. Hasil penelitian yang di peroleh melalui analisis bivariat menggunakan uji Chi Square, didapatkan responden yang mengalami Kelelahan Kerja rendah sebanyak 21 responden (53.8%). Beban kerja normal yaitu sebanyak 25 responden (64.1%) dengan P value =0.145. Stres sedang yaitu sebanyak 22 responden (56.4%) dengan P value =1.148. Mengalami shift kerja sesuai yaitu sebanyak 21 responden (53.8%) dengan P value =0.000. Untuk itu di harapkan kepada perawat menggunakan waktu luang untuk beristirahat agar tidak ada yang mengalami kelelahan kerja. Pada penelitian ini dapat di simpulkan bahwa ada hubungan beban kerja dan shift kerja dengan kelelahan, dan tidak ada hubungan stress kerja dengan kelelahan pada perawat di Ruangan Interne Pria, Interne Wanita dan Bedah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Solok. Abstract (EN): Fatiguework is part of the common problems that are often encountered in the workforce. Fatigue affects the health of workers and can reduce productivity. Based on the initial survey conducted on 9 nurses, 7 nurse fatigue. This study aims to determine the relationship between workload, work stress and shift work with job burnout in nurses in the room Interne Men, Interne Women and Surgery General Hospital (Hospital) Solok. This research method is descriptively analyticapproach Cross Sectional Study . Research conducted on 39 respondents who met the inclusion criteria. Measuring instrument used in this study was a questionnaire with data analysis usingtest. Chi Square As for the dependent variable is job burnout and the independent variables are workload, work stress and shift work. This research was conducted on September 2, 2016. The results were obtained through bivariate analysis usingtest, Chi Squarefound respondents who experienced low Fatigue Work as much as 21 respondents(53.8%).Normal work load as many as 25 respondents (64.1%) with a P value =0.145.Stres were as many as 22 respondents (56.4%) with a P value =1,148. Shift work according to as many as 21 respondents (53.8%) with a P value =0.000. For that is expected to nurses to use the free time to rest so that no one who experienced job burnout. In this study it can be concluded that there is a relationship work load and shift work and fatigue, and there is no relationship of job stress and fatigue in nurses in the room Interne Men , Interne Women and Surgery General Hospital (Hospital) Solok.