Hubungan Anemia Pada Ibu Hamil Terhadap Ukuran Antropometri Bayi Baru Lahir Di UPTD RSUD Sungai Dareh
- Penulis
- Rani Arsita
- Pembimbing
- Ainal Mardiah
- Jenis repository
- Skripsi
- Tahun
- 2025
- Fakultas
- Fakultas Ilmu Kesehatan
- Program studi
- S1 Kebidanan
- Metode penelitian
- —
- Jenis metode
- —
- Variabel
- —
- Sumber dana
- —
- Lokasi/wilayah penelitian
- — (Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat)
- Dipublikasikan
- 03 Februari 2026
Abstrak
Rekam Medis UPTD RSUD Sungai Dareh 2021 di temukan ibu melahirkan dengan anemia sebanyak 145 dari 1.950 ibu, 2022 ibu yang melahirkan dengan anemia sebanyak 136 dari 1.890 ibu, 2023 ditemukan ibu melahirkan dengan anemia sebanyak 120 dari 1.590 ibu, data yang penelliti dapatkan ada 10 Orang pasien Ibu post partum 6 orang ibu dengan anemia dengan kadar Hemoglobin (HB) berkisar 7gr/dL sampai 10 gr/dL 4 orang ibu post partum melahirkan bayi dengan berat badan rendah, panjang badan dan lingkar kepala dibawah normal. Tujuan penelitian Hubungan Anemia Pada Ibu Hamil Terhadap Ukuran Antropometri Bayi Baru Lahir Di UPTD RSUD Sungai Dareh. Jenis penelitian crossectional study. Tempat di UPTD RSUD Sungai Dareh. Waktu penelitian Oktober- Desember 2024. Populasi pada penelitian sebanyak 50. Sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 33 ibu dengan teknik pengambilan sampel simple random sampling, diuji chisquare.. Hasil penelitian menunjukkan 17 orang (51,1%) mengalami anemia. 22 orang (66,7%) memiliki, ada Hubungan antara anemia pada ibu hamil terhadap antropometri bayi baru lahir nilai p = 0,005 dan OR 21,429. Disimpulkan ada ada Hubungan antara anemia pada ibu hamil terhadap antropometri bayi baru lahir. Diharapkan kepada ibu hamil untuk selalu rutin memeriksakan kehamilan ketenaga kesehatan dan melakukan mengecekan HB rutin, agar ibu hamil menjalani kehamilan yang sehat dan tidak anemia. Sehingga ibu dan bayi sehat. Abstract (EN): Medical records from UPTD RSUD Sungai Dareh in 2021 recorded 145 cases of childbirth with anemia out of 1,950 mothers. In 2022, there were 136 cases out of 1,890 mothers, and in 2023, 120 cases out of 1,590 mothers. The research data included 10 postpartum mothers, of whom 6 had anemia with hemoglobin (HB) levels ranging from 7 g/dL to 10 g/dL. Additionally, 4 postpartum mothers gave birth to babies with low birth weight, length, and head circumference below the normal range. The aim of this study was to examine the relationship between anemia in pregnant women and the anthropometric measurements of newborns at UPTD RSUD Sungai Dareh. This research used a cross-sectional study design and was conducted at UPTD RSUD Sungai Dareh from October to December 2024. The study population consisted of 50 individuals, with a sample size of 33 mothers selected using simple random sampling. The data were analyzed using the chi-square test. The results showed that 17 mothers (51.1%) experienced anemia, while 22 mothers (66.7%) had newborns with abnormal anthropometric measurements. There was a significant relationship between anemia in pregnant women and newborn anthropometry, with a p-value of 0.005 and an odds ratio (OR) of 21.429. It is concluded that anemia in pregnant women is associated with newborn anthropometry. Pregnant women are encouraged to routinely check their pregnancies with healthcare professionals and monitor their hemoglobin levels regularly to ensure a healthy pregnancy and prevent anemia, ultimately promoting maternal and neonatal health.