Hubungan Alat Pelindung Telinga (APT) Lama Kerja dan Intensitas Kebisingan dengan Keluhan Gangguan Pendengaran pada Bagian Produksi PTPN VI Danau Kembar Kabupataten Solok Tahun 2016
- Penulis
- Refnaleti Zabid
- Pembimbing
- Evi Hasnita; Cici Apriza Yanti
- Jenis repository
- Skripsi
- Tahun
- 2017
- Fakultas
- Fakultas Ilmu Kesehatan
- Program studi
- S1 Kesehatan Masyarakat
- Metode penelitian
- —
- Jenis metode
- —
- Variabel
- —
- Sumber dana
- —
- Lokasi/wilayah penelitian
- —
- Dipublikasikan
- 06 April 2017
Abstrak
Gangguan pendengaran adalah suatu penyakit berkurang atau hilangnya fungsi pendengaran di salah satu atau kedua telinga, gangguan pendengaran yang bersifat menetap diakibatkan oleh pajanan kebisingan dengan waktu yang lama. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Alat Pelindung Telinga (APT) Lama Kerja dan Intensitas Kebisingan dengan Keluhan Gangguan Pendengaran pada Bagian Produksi PTPN VI Danau Kembar Kabupataten Solok Tahun 2016. . Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan menggunakan pendekatan cross seksional dimana pengumpulan variabel independent dan variabel dependent dilakukan secara bersamaan. Teknik pengambilan sampel menggunakan cara total sampling. Jumlah sampel didapatkan dengan menggunakan rumus yaitu semua pekerja bagian produksi Pada PTPN VI Danau Kembar Kabupaten Solok Tahun 2016 dengan jumlah sampel 81 orang. Data yang terkumpul kemudian diolah secara univariat dan bivariat. Data yang terkumpul kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat dengan memakai uji Chi-Square. Hasil analisa univariat diketahui bahwa responden tidak menggunakan APT yaitu (61,7)%, pekerja yang lama kerja (≥ 10 tahun) (65,4%), pekerja yang tidak memenuhi intensitas kebisingan (69,1%), pekerja yang mengalami gangguan pendengaran (51,9%).Hasil analisa bivariat menunjukkan ada hubungan antara APT Odds Ratio = 8,000, Lama kerja Odds Ratio = 2,743, dan Intensitas Kebisingan Odds Ratio = 5,700 dengan Gangguan Pendengaran pekerja (Pvalue ≤ 0,05). Kesimpulan penelitian adalah terdapat hubungan bermakna antara Alat Pelindung Telinga (APT), Lama Kerja dan Intensitas Kebisingan pada pekerja bagian produksi PTPN VI Danau Kembar Kabupaten Solok Tahun 2016. Saran yang dapat diberikan diharapkan Perusahaan harus menyediakan Alat Pelindung Telinga (APT) agar dapat melindungi pekerja dari intensitas kebisingan yang melebihi nilai ambang batas dan Diharapkan tenaga kerja menyadari pentingnya penggunaan alat pelindung telinga (APT) sebagai salah satu alternatif terakhir untuk pengendalian kebisingan yang melebihi NAB. Abstract (EN): Hearing disturbance is marked by decreasing or losing hearing function in the one both ears, primary hearing function in the one or both ears, primary heary disturbance causes by getting some noises in unpredictable time. The purpose of this research to find the relationship between ear protector’s work duration and noisy intensity with hearing disturbance in production division at PTPN VI Twin Lake of Solok Regency. This research belong to a analytic descriptive researh by using cross sectional approach. The variabel used were independent and dependent simultaneously. The sample of this research got by using total sampel there are 81 samples. The data processed by using univariat and bivariat, then tested by chi square. The resulth of univariat analysis showed that there are 61,7% respondents who didn’t use APT 65,4% for worker respondents who had worked more than 10 years 69,1% worker respondents who didn’t fulfill the noise intensity and 51,9% for hearing disturbance workers, while bivariat analysis resulth showed there are relationship between APT, work period and noise intensity with hearing disturbance. In summary, there were a truly relationship between APT Odds Ratio = 8,000, work period Odds Ratio = 2,743 and noise intensity Odds Ratio = 5,700 with hearing disturbance in production division at PTPN VI Twin Lake of Solok Regency for the suggestion in the ear protector to protect the workers from uncontrolled noise intensity and it is hoped that the workers also realized how important the APT for them as a alternative for uncontrolled noises.