Logo Repository App UFDK Repository UFDK Universitas Fort De Kock
← Kembali
Cover Gambaran Resiliesi Masyarakat Batu Palano Pasca Erupsi Gunung Marapi di Kabupaten Agam
Buka Dokumen (Google Drive)
Skripsi 2025

Gambaran Resiliesi Masyarakat Batu Palano Pasca Erupsi Gunung Marapi di Kabupaten Agam

Penulis
Amelia Putri
Pembimbing
Rahmat Syukri
Jenis repository
Skripsi
Tahun
2025
Fakultas
Fakultas Ilmu Kesehatan
Program studi
S1 Keperawatan
Metode penelitian
—
Jenis metode
—
Variabel
—
Sumber dana
—
Lokasi/wilayah penelitian
— (Sumatera Barat)
Dipublikasikan
17 April 2026

Abstrak

Latar belakang Bencana adalah peristiwa atau rangkaian peristiwayang mengancam dan mengganggu kehidupan masyarakat yang disebabkan baik oleh faktor alam, non alam maupun faktor manusia sehingga mengakibatkan timbulnya korban jiwa, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda, dan dampak psikologis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan data secara empiris mengenai bagaimana resiliensi masyarakat pasca erupsi gunung marapi. Metode yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif dengan pendekatan fenomenalogidengan teknik snowball sampling yaitu dengan cara melakukan teknik triangulasi. Hasil penelitian mengidentifikasi empat tema utama dalam resiliensi masyarakat, yaitu aspek psikologis, peran spiritual, dampak ekonomi, dan persepsi masyarakat terhadap bencana. Ditemukan bahwa masyarakat mengalami kecemasan, trauma, dan ketakutan. Tetapi, secara bertahap mampu beradaptasi dengan kondisi pasca bencana. Faktor spiritual memiliki peran penting dalam meningkatkan ketahanan mental, di mana masyarakat cenderung lebih mendekatkan diri kepada Tuhan dan meningkatkan ibadah. Dari sisi ekonomi, banyak warga mengalami kehilangan mata pencaharian akibat lahan pertanian yang rusak oleh abu vulkanik, sehingga mempengaruhi kondisi sosial mereka. Persepsi masyarakat terhadap bencana juga mengalami perubahan, dengan meningkatnya kesadaran akan pentingnya kesiapsiagaan dan solidaritas dalam menghadapi bencana di masa depan. Kesimpulannya, resiliensi masyarakat Batu Palano terbentuk melalui dukungan sosial, keyakinan spiritual, serta adaptasi terhadap perubahan ekonomi dan sosial yang terjadi. Kesimpulan diharapkan pemerintah dan tenaga kesehatan dapat memberikan edukasi lebih lanjut mengenai mitigasi bencana serta dukungan psikososial bagi masyarakat terdampak. Abstract (EN): Disaster background is an event or a series of events threatening and disturbing people's lives caused by both natural, non -natural and human factors, resulting in fatalities, environmental damage, property losses, and psychological impacts. The purpose of this study was to obtain empirical data on how the resilience of the people after the eruption of Mount Marapi. The method used is a qualitative approach with a phenomenalogical approach withs nowball sampling techniques by doing triangulation techniques. The results of the study identified the four main themes in community resilience, namely psychological aspects, spiritual roles, economic impacts, and community perceptions of disasters. It was found that people experience anxiety, trauma, and fear. However, gradually able to adapt to post –disaster conditions. Spiritual factors have an important role in increasing mental resilience, where people tend to draw closer to God and increase worship. From the economic side, many residents experience loss of livelihoods due to agricultural land damaged by volcanic ash, thus affecting their social conditions. Community perception of disasters has also changed, with an increase in awareness of the importance of preparedness and solidarity in dealing with future disasters. In conclusion, the resilience of the Batu Palano community is formed through social support, spiritual beliefs, and adaptation to economic and social changes that occur. The conclusion is expected that the government and health workers can provide further education regarding disaster mitigation and psychosocial support for affected communities.

Kata Kunci

Resiliensi Erupai Gunung Marapi Masyarakat Batu Palano Kesiapsiagaan Bencana