Gambaran Pola Makan, Aktifitas Fisik, dan Status Merokok Pada Penderita Stroke Iskemik Di Instalasi Rehabilitasi Medik RSSN Bukittinggi Tahun 2015
- Penulis
- Umairoh Fadhillah
- Pembimbing
- Detty Afriyanti
- Jenis repository
- Karya Tulis Ilmiah
- Tahun
- 2017
- Fakultas
- Fakultas Ilmu Kesehatan
- Program studi
- D3 Fisioterapi
- Metode penelitian
- —
- Jenis metode
- —
- Variabel
- —
- Sumber dana
- —
- Lokasi/wilayah penelitian
- —
- Dipublikasikan
- 17 April 2017
Abstrak
Menurut WHO, insiden stroke perdarahan antara 15% -30% dan stroke iskemik antara 70%-85% Akan tetapi, untuk negara-negara berkembang atau asia kejadian stroke perdarahan sekitar 30% dan iskemik 70%. Tingginya angka kejadian stroke disebabkan karena gaya dan pola hidup masyarakat yang tidak sehat. Stroke disebabkan oleh dua hal utama, yaitu penyumbatan arteri yang mengalirkan darah ke otak (iskemik) atau karena adanya perdarahan di otak (hemoragik). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pola makan, aktifitas fisik, dan status merokok pada pasien Stroke Iskemik di Instalasi Rehabilitasi Medik RSSN Bukittinggi Tahun 2015. Penelitian ini bersifat Deskriptif. dengan pendekatan secara cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien yang terdiagnosis stroke iskemik yang berobat rawat jalan maupun rawat inap ke Instalasi Rehabilitasi Medik RSSN Bukittinggi. Teknik pengambilan sampel adalah Accidental Sampling. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Univariat dengan menggunakan uji statistic Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan dimana terdapat 55% responden yang memiliki pola makan tidak baik, 57,5% responden yang melakukan aktifitas fisik ringan, dan 70% Responden yang merokok. Dari gambaran pola makan, aktifitas fisik dan status merokok pada penderita stroke iskemik diharapkan kepada responden agar dapat merubah pola makan yang tidak baik, meningkatkan aktifitas fisik, dan menghentikan kebiasaan merokok. Dan diharapkan kepada petugas kesehatan agar lebih meningkatkan kegiatan penyuluhan kepada masyarakat mengenai pola makan, aktifitas fisik dan status merokok terhadap resiko terjadinya stroke. Abstract (EN): According to WHO, stroke bleeding incident is 15%-30% and stroke iskemik is 70%-85% but in the development countries or Asian, the incident of stroke bleeding is about 30% and iskemik 70%. It was happened because of the bad life style. Stroke can be caused by two main things, they are the block of artery that brings blood to the brain (iskemik) or because of the bleeding in the brain (hemoragik). The aim of this research is to describe the eating habits, physical activity, and smoking status in Instalasi Rehabilitasi Medik RSSN Bukittinggi in 2015. This is descriptive research by using cross sectional approach. Population of this research is the entire patients that are diagnosed stroke iskemik in Instalasi Rehabilitasi Medik RSSN Bukittinggi. The samples was taken by using Accidental Sampling. The data was analyzed by using Univariat in statistical test Chi-Square. The result of this research shows that there are 55% respondents that had bad eating habits, 57,5% respondents had low physical activity, and 70% respondents that are smokers. From the description in iskemik stroke patients, it is hoped to the respondents to change their bad eating habits, increase the physical activity, and stop smoking. And also, it is hoped to the medics to increase the socialization about eating habits, physical activity, and smoking habtits toward the risk of stroke.