Faktor Yang Berhubungan Dengan Status Gizi Pada Balita di Puskesmas Rejosari Kota Pekanbaru Tahun 2024
- Penulis
- Retni Ayumaningseh Utami
- Pembimbing
- Ainal Marfiah
- Jenis repository
- Skripsi
- Tahun
- 2025
- Fakultas
- Fakultas Ilmu Kesehatan
- Program studi
- S1 Kebidanan
- Metode penelitian
- —
- Jenis metode
- —
- Variabel
- —
- Sumber dana
- —
- Lokasi/wilayah penelitian
- — (Riau)
- Dipublikasikan
- 03 Februari 2026
Abstrak
Kekurangam gizi pada balita saat ini telah menjadi permasalahan global khususnya di negara-negara miskin dan berkembang. Faktor yang dapat mempengaruhi gizi buruk atau kurang gizi pada balita yaitu tidak cukup pangan, pola asuh yang tidak memadai, sanitasi, dan air bersih /pelayanan kesehatan dasar yang tidak memadai. Selain itu status gizi juga dipengaruhi oleh pemberian ASI eksklusif, penyakit infeksi, tingkat pengetahuan. Tujuan Penelitian untuk faktor yang berhubungan dengan status gizi pada balita di Puskesmas Rejosari Tahun 2024. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian analitik observasional melalui pendekatan cross sectional. Penelitian diaksanakan di Wilayah Kerja Puskesmas Rejosari dimulai bulan November 2024 s/d Januari 2025. Populasi penelitian adalah seluruh balita yang ada diwilayah Puskesmas Rejosari. Sampel dalam penelitian sebanyak 78 orang dengan teknik sampling pusposive sampling. Data dianalisa menggunakamn analisa univariat dan bivariat dan diuji dengan menggunakan Uji statistik menggunaka Chi-square. Hasil penelitian diperoleh status gizi kurang 28,2%, balita dengan tidak ada riwayat pemberian ASI eksklusif 57,7%, balita dengan riwayat penyakit infeksi 67,9%. Sedangkan hasil analisa bivariat diperoleh hasil hubungan riwayat pemberian ASI Eksklusif p-value (1,000 > 0,05), riwayat penyakit infeksi p-value (0,001 < 0,05) dan pengetahuan ibu p-value (0,0029 < 0,05). Kesimpulan penelitian adalah terdapat hubungan riwayat penyakit infeksi dan pengetahuan ibu terhadap status gizi balita di Wilayah Kerja Puskesmas Rejosari. Disarankan kepada ibu balita untuk lebih memperhatikan menjaga kesehatan balita selama masa pertumbuhan serta mencari informasi yang lebih banyak terkait pemenuhan gizi pada masa balita. Abstract (EN): Malnutrition in toddlers has become a global issue, especially in poor and developing countries. Factors that can influence malnutrition or undernutrition in toddlers include food insecurity, inadequate parenting practices, poor sanitation, lack of clean water, and insufficient access to basic health services. Additionally, nutritional status is also affected by exclusive breastfeeding, infectious diseases, and the level of maternal knowledge. The purpose of this study is to determine the factors associated with the nutritional status of toddlers at Rejosari Public Health Center in 2024. This is a quantitative study using an analytic observational design with a cross-sectional approach. The study was conducted in the working area of Rejosari Public Health Center from November 2024 to January 2025. The population consisted of all toddlers in the Rejosari area. A total sample of 78 respondents was selected using purposive sampling techniques. Data were analyzed using univariate and bivariate analysis and tested with the Chi-square statistical test. The study found that 28.2% of toddlers were undernourished, 57.7% had not received exclusive breastfeeding, and 67.9% had a history of infectious diseases. Bivariate analysis showed that the p-value for exclusive breastfeeding history was 1.000 (> 0.05), for infectious disease history was 0.001 (< 0.05), and for maternal knowledge was 0.0029 (< 0.05). The conclusion of the study is that there is a significant relationship between the history of infectious diseases and maternal knowledge with the nutritional status of toddlers in the Rejosari Public Health Center area. It is recommended that mothers of toddlers pay more attention to their children’s health during growth periods and seek more information related to nutritional needs during early childhood.