Logo Repository App UFDK Repository UFDK Universitas Fort De Kock
← Kembali
Skripsi 2017

Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Sanitasi Industri pada Usaha Kerupuk Sanjai di Wilayah Kecamatan Mandiangin Koto Selayan Kota Bukittinggi Tahun 2016

Penulis
M. Ragil Haris Munandar
Pembimbing
Nita Tri Putri; Welly Femelia
Jenis repository
Skripsi
Tahun
2017
Fakultas
Fakultas Ilmu Kesehatan
Program studi
S1 Kesehatan Masyarakat
Metode penelitian
—
Jenis metode
—
Variabel
—
Sumber dana
—
Lokasi/wilayah penelitian
—
Dipublikasikan
10 April 2017

Abstrak

Sanitasi adalah salah satu usaha pencegahan yang menitikberatkan kegiatan dan tindakan yang perlu untuk membebaskan makanan dan minuman dari segala bahaya yang dapat menganggu atau merusak kesehatan. Berdasarkan data yang dirilis oleh sekretariat Sanitasi Total Berbasis Masyarakat hingga 2015 sebanyak 62 juta atau 53% penduduk perdesaan masih belum memiliki akses terhadap sanitasi yang layak. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat faktor-faktor yang berhubungan dengan sanitasi industri pada usaha kerupuk sanjai. Jenis penelitian ini adalah kantitatif dengan menggunakan desain cross sectional yang dilakukan di wilayah Kecamatan Mandiangin Koto Selayan Kota Bukittinggi. Sampel penelitian sebanyak 35 responden, pengambilan sampel menggunakan total sampling dan pengolahan data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan statistic chi-square test. Hasil penelitian ini menunjukkan sebanyak 51.4% responden memiliki industri dengan sanitasi yang baik. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa variabel yang berhubungan dengan sanitasi industri adalah personal higiene (p=0.010) dan lingkungan kerja (p=0.004). Dapat disimpulkan bahwa, terdapat hubungan yang bermakna antara personal higiene dan lingkungan kerja dengan sanitasi industri pada usaha kerupuk sanjai di Wilayah Kecamatan Mandiangin Koto Selayan Kota Bukittinggi. Diharapkan bagi pemilik dan pekerja industri sanjai mengevaluasi lagi pekerjaan yang telah dilakukan khususnya dibagian produksi mengenai higiene dan sanitasi, agar kebersihan diri dan tempat bekerja menjadi lebih bersih. Abstract (EN): Sanitation is one effort prevention who emphasises activities and action to be to free food and drink from all danger that can disrupt or destructive of health. Based on the data released by the secretariat sanitation total community based until 2015 about 62 million or 53 % the rural still do not have access to sanitation decent. The purpose of this research is to see factors that deals with sanitation industry at a venture crackers sanjai. The purpose of this research is to see factors that deals with sanitation industry at a venture crackers sanjai. Type of this research is quantitative by using design cross sectional done in the sub-district the Mandiangin Koto Selayan city of Bukittinggi. The study sample of respondents as many 35, the sample collection using total of sampling and data processing using analysis univariat and bivariat with statistic chi-square test . This research result indicates about 51.4 % respondents own industrial companies and sanitation good.The analysis bivariat shows that variable are associated with industry is sanitation personal higiene (p=0.010) and workplace (p= 0.004). Can be concluded that, there is that meaningful relationship between personal higiene and environmental sanitation work with industry on crackers sanjai businesses in the region of theMandiangin Koto Selayan sub-district city of Bukittinggi. Expected for owners and industrial workers again sanjai evaluate the work that has been done to your production particularly regarding higiene and sanitation, self to cleanliness and place of work become more clean.

Kata Kunci

Sanitasi industri personal higiene dan lingkungan kerja