Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Perilaku K3 pada Karyawan/wati di PT. Sumatera Tropical Spices Padang Pariaman Tahun 2015
- Penulis
- Refizal
- Pembimbing
- Welly Femelia; Ika Lestya Putri
- Jenis repository
- Skripsi
- Tahun
- 2017
- Fakultas
- Fakultas Ilmu Kesehatan
- Program studi
- S1 Kesehatan Masyarakat
- Metode penelitian
- —
- Jenis metode
- —
- Variabel
- —
- Sumber dana
- —
- Lokasi/wilayah penelitian
- —
- Dipublikasikan
- 15 April 2017
Abstrak
Kecelakaan kerja merupakan bagian dari kesehatan kerja. Terjadinya kecelakaan kerja disebabkan oleh faktor fisik dan faktor manusia. Di PT. Sumatera Tropical Spices sampai dengan bulan Maret 2015 terdapat 40 kasus (32,5%) chepalgia dan 47 kasus (38 %) febris. Survey awal yang dilakukan terhadap 4 pekerja yang tidak menggunakan APD dalam bekerja, 1 orang berpendapat bahwa APD tersebut tidak berpengaruh pada kesehatan, 2 orang malas menggunakan APD karena teman seprofesinya juga banyak yang tidak menggunakan, dan 1 orang beralasan karena tidak ada sanksi yang diberikan bagi mereka yang tidak menggunakannya. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktorfaktor yang berhubungan perilaku K3 Jenis penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan/wati yang terdapat di PT. Sumatera Tropical Spices, berjumlah 123 orang dengan teknik pengambilan sampel secara total sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara terpimpin dengan panduan kuesioner, kemudian diolah secara komputerisasi dengan menggunakan uji statistik chi-square. Hasil univariat diketahui 52,0 % responden memiliki perilaku K3 kurang baik, 51,2% persepsi baik, 54,5 % menyatakan lingkungan kerja baik, dan 52,8 % responden menyatakan pengawasan kurang baik. Hasil bivariat diketahui faktor yang berhubungan dengan perilaku K3 adalah persepsi (p = 0,000 dan OR = 11,750), lingkungan (p = 0,000 dan OR = 12,522) dan pengawasan (p = 0,000 dan OR = 2,600) Disimpulkan bahwa faktor yang sangat berhubungan dengang perilaku K3 adalah lingkungan. Oleh sebab itu, diharapkan pada manajemen perusahaan agar dapat mengupayakan lingkungan kerja yang tidak beresiko terhadap kesehatan dan keselamatan kerja, seperti memberikan sanksi bagi karyawan/wati yang tidak mematuhi aturan K3. Abstract (EN): Occupational accidents are part of occupational health. Accidents caused by physical factors and human factors. Public Company of Sumatera Tropical Spices up to March 2015 there were 40 cases (32.5%) chepalgia and 47 cases (38%) febrile. Initial survey conducted on four workers who are not using PPE at work, one person that PPE has no effect on health, 2 lazy to use PPE as a friend seprofesinya also many who do not use, and 1 person unwarranted because no sanctions provided for those who do not use them. The aim of research to determine the factors related to the behavior of occupational health and safety. Type of analytical research with cross sectional approach. The population in this study were all employees contained in Sumatera Tropical Spices public company, totaling 123 people with total sampling technique sampling. Data were collected through interviews guided by the guide questionnaire, then processed in a computerized using chi-square statistical test. Results of univariate known to 52.0% of respondents have less Occupational Health and Safety good behavior in the occupational health and safety, good perception of 51.2%, 54.5% said good working environment, and 52.8% of respondents said lack of good supervision. Bivariate results are known factors related to the behavior of occupational health and safety is a perception (p = 0.000 and OR = 11,750), the environment (p = 0.000 and OR = 12.522) and control (p = 0.000 and OR = 2.600) It was concluded that the factors that are associated with self occupational health and safety behavior is environment. Therefore , it is expected the company's management in order to seek work environment without risk to health and safety , such as sanction for employees / wati that do not comply with the rules of Occupational Health and Safety.