Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat pada Tatanan Rumah Tangga di Jorong Rantau Panjang Kenagarian Sasak Kecamatan Sasak Ranah Pasisie Kabupaten Pasaman Barat Tahun 2016
- Penulis
- Dasmania
- Pembimbing
- Rini Santy; Fitria Fatma
- Jenis repository
- Skripsi
- Tahun
- 2017
- Fakultas
- Fakultas Ilmu Kesehatan
- Program studi
- S1 Kesehatan Masyarakat
- Metode penelitian
- —
- Jenis metode
- —
- Variabel
- —
- Sumber dana
- —
- Lokasi/wilayah penelitian
- —
- Dipublikasikan
- 08 April 2017
Abstrak
Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di rumah tangga adalah upaya untuk memberdayakan anggota rumah tangga agar mengetahui, mau dan mampu mempraktikkan perilaku hidup bersih dan sehat serta berperan aktif dalam gerakan kesehatan di masyarakat. Survei awal yang dilakukan terhadap 20 ibu rumah tangga, memiliki pengetahuan, sikap, tindakan, dan peran petugas kesehatan yang rendah. Tujuan penelitian mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku hidup bersih dan sehat pada tatanan rumah tangga. Metode penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah ibu rumah tangga di Jorong Rantau Panjang, Kecamatan Sasak Ranah Pasisie, Kabupaten Pasaman Barat yang dilaksanakan bulan September 2016 yang berjumlah 79 responden, pengambilan sampel secara Total Sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara terpimpin dengan panduan kuesioner, kemudian diolah secara komputerisasi dengan uji statistik chi-square. Hasil analisis univariat diketahui 64,6% responden memiliki pengetahuan rendah, 51,9% memiliki sikap negatif, 63,3% memiliki tindakan kurang baik, 65,8% peran petugas kesehatan kurang baik dan 72,2 % PHBS rumah tangga kurang baik. Hasil analisa bivariat diketahui faktor yang berhubungan dengan PHBS pada tatanan rumah tangga adalah pengetahuan (p = 0,000 dan OR = 21,150), sikap (p = 0,001 dan OR = 5,829), tindakan (p = 0,000 dan OR = 9,026), peran petugas kesehatan (p = 0,000 dan OR= 11,152). Disimpulkan bahwa faktor yang paling berhubungan dengan PHBS adalah pengetahuan, sikap, dan tindakan. Untuk itu diharapkan peran petugas kesehatan lebih meningkatkan perannya masing-masing untuk mengajak ibu rumah tangga untuk ber-Perilaku Hidup Bersih dan Sehat. Abstract (EN): Behavior Clean and Healthy in the household is an attempt to empower members of the household in order to know, willing and able to practice healthy hygiene practices, and actively participate in the movement in public health. After an initial survey of the 20 housewives , have the knowledge, attitudes, actions, and the role of health workers is low. This study aimed to factors related to the behavior of clean and healthy in order household . Analytic survey research method with cross sectional approach .Population is a housewife in Jorong Rantau Panjang , Sub Domains Pasisie Sasak , West Pasaman September 2016 totaling 79 respondents, sampling Total Sampling. Data were collected through a questionnaire guided interviews with a guide, then processed in a computerized test chi -square statistic. Results of univariate analysis known to 64.6 % of respondents had low knowledge, 51.9 % have a negative attitude , 63.3 % had an unfavorable action, 65.8 % less good role health workers and 72.2 % of households are less well PHBS. Results of bivariate analysis known factors related to PHBS in order households are knowledge (p = 0.000 and OR = 21.150), attitude (p = 0.001 and OR = 5.829), action (p = 0.000 and OR = 9.026), the role of health workers (p = 0.000 and OR = 11.152). It was concluded that the factors most associated with PHBS are knowledge, attitudes, and actions. For the role of health workers is expected to further enhance their respective roles to encourage housewives to air- Behavior Clean and Healthy.