Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Partisipasi Suami dalam Penggunaan Alat Kontrasepsi di BPS “YF” di Puhun Pintu Kabun Kec. Mandiangin Koto Selayan Kota Bukittinggi Tahun 2015
- Penulis
- Irmayeni
- Pembimbing
- Adriani; Nurhayati
- Jenis repository
- Laporan tugas akhir
- Tahun
- 2017
- Fakultas
- Fakultas Ilmu Kesehatan
- Program studi
- D4 Kebidanan
- Metode penelitian
- —
- Jenis metode
- —
- Variabel
- —
- Sumber dana
- —
- Lokasi/wilayah penelitian
- —
- Dipublikasikan
- 06 April 2017
Abstrak
Kesadaran kaum pria di Indonesia untuk berperan serta dalam program Keluarga Berencana (KB) masih sangat rendah karena selama ini sering masyarakat menganggap bahwa penggunaan kontrasepsi lebih mengarah pada kaum wanita sebagai sasaran program KB. Berdasarkan hasil data statistik BKKBN Provinsi Sumatera Barat tahun 2015 partisipasi pria dalam penggunaan kontrasepsi sangatlah rendah hanya mencapai angka 5%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan partisipasi suami dalam penggunaan alat kontrasepsi di BPS “YF” di Puhun Pintu Kabun Kec. Mandiangin Koto Selayan Kota Bukittinggi Tahun 2015. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian adalah semua suami dari pasangan usia subur di BPS “YF” Bukittinggi tahun 2015 yaitu sebanyak 125 orang. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik accidental sampling, sehingga didapatkan sampel sebanyak 60 orang. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan kuisioner dan lembar observasi keikutsertaan suami dalam menggunakan alat kontrasepsi KB Pria. Pengolahan data hasil penelitian meliputi analisis univariat dan analisis bivariat yang dilakukan secara komputerisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 55% responden berpengetahuan rendah, 71,7% resopnden berpendidikan tinggi, 53,3% dengan sikap kurang respon, 70% dengan jumlah anak sedikit, 75% resonden tidak berpartisipasi dala menggunakan kontrasepsi KB. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa pengetahuan (p = 0,025, OR= 4,984), pendidikan (p = 0,046, OR = 7,724), sikap (p = 0,001, Or = 13,000), dan jumlah anak (p = 0,048, OR = 4,000) berhubungan dengan keikutsertaan suami dalam menggunakan alat kontrasepsi. Jadi dapat disimpulkan bahwa pengetahuan, pendidikan, sikap dan jumlah anak berhubungan dengan keikutsertaan suami dalam menggunakan alat kontrasepsi KB bagi pria. Untuk itu diharapkan kepada suami pasangan usia subur untuk dapat meningkatkan pengetahuan tentang manfaat penggunaan alat kontrasepsi KB bagi pria agar suami termotiasi untuk ikut berpartisipasi dalam penggunaan alat kontrasepsi KB bagi pria. Abstract (EN): Awareness of men in Indonesia to participate in Family Planning is still very low as long as these are often people assume that contraceptive use is more directed at women as a target of family planning programs. Based on the results of statistical data from BKKBN (2015) West Sumatra Province in 2015 male participation in the use of contraceptives is very low at just peaking at 5%. This study aims to determine the factors associated with the husband's participation in the use of contraceptives in BPS "YF" in Puhun Pintu Kabun district Mandiangin Koto Selayan Bukittinggi City at 2015. This type of research is descriptive analytic with cross sectional approach. The population is all the husbands of couples of reproductive age in BPS "YF" Bukittinggi City in 2015 as many as 125 people. Sampling in this study using accidental sampling technique, to obtain a sample of 60 people. Collecting data in this study using a questionnaire and observation sheet husband's participation in the use of contraceptives family planning for men. Data processing results of the study include the analysis of univariate and bivariate analyzes were performed by computerized. The results showed that 55% of respondents knowledgeable lower, 71.7% responden educated, 53.3% with a lack of response, 70% with the number of children a little, 75% of respondent did not participate to using contraception. Results of bivariate analysis showed that knowledge (p = 0.025, OR = 4.984), education (p = 0.046, OR = 7.724), attitude (p = 0.001, Or = 13,000), and number of children (p = 0.048, OR = 4.000) associated with the husband's participation in the use of contraceptives. So we can conclude that knowledge, education, attitude and number of children associated with the husband's participation in family planning contraceptives for men. For the husband is expected to couples of childbearing age in order to improve knowledge about the benefits of the use of contraception for men for husbands termotivasi to participate in the use of contraception for men.