Faktor faktor yang berhubungan dengan konsumsi jajanan makanan pada siswa SDN 03 Pakan Labuah Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh
- Penulis
- Nova Scorveni
- Pembimbing
- Rini Santy; Silvia
- Jenis repository
- Skripsi
- Tahun
- 2017
- Fakultas
- Fakultas Ilmu Kesehatan
- Program studi
- S1 Kesehatan Masyarakat
- Metode penelitian
- —
- Jenis metode
- —
- Variabel
- —
- Sumber dana
- —
- Lokasi/wilayah penelitian
- —
- Dipublikasikan
- 10 April 2017
Abstrak
Anak sekolah sebagai konsumen utama Pangan Jajanan Anak Sekolah adalah aset bangsa Indonesia yang akan menjadi penerus kita di masa mendatang. Edukasi keamanan pangan menjadi salah satu upaya sehingga masyarakat memahami dan menerapkan perilaku keamanan pangan secara konsisten. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan konsumsi jajanan makanan pada siswa SDN 03 Pakan Labuah Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh Tahun 2016. Pada Penelitian ini digunakan adalah penelitian Kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross-sectional. Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan konsumsi jajanan makanan pada siswa SDN 03 Pakan Labuah Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh. Teknik pengambilan sampel menggunakan cara simple random sampling. Jumlah sampel sebanyak 63 responden dan jumlah populasi sebanyak 167 responden. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dan pembagian kuesioner kepada responden. Data yang diperoleh diolah secara univariat dan bivariat dan dianalisis dengan menggunakan metode statistik chi square dengan program Komputerisasi. Dari hasil analisis penelitian menujukkan sebanyak (68.3%) siswa mengkonsumsi jajanan makanan baik, hasil analisis bivariat menunjukan bahwa variabel yang berhubungan dengan konsumsi jajanan makanan adalah sikap (p=0.02), peran orang tua (p=0.048), dan tidak terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan terhadap jajanan makanan (p=0.623) Pada penelitian ini didapatkan kesimpulan bahwa sikap siswa dan peran orang tua berhubungan secara signifikan dengan konsumsi jajanan makanan. dan tidak ada hubungan antara pengetahuan dengan konsumsi jajanan makanan. Diharapkan kepada sekolah untuk melakukan pengawasan secara berkala terhadap jajanan makanan dan tersedianya kantin sehat di sekolah. Abstract (EN): School children as the main consumers of food hawker school children is a national asset that Indonesia will become our successors in the future. food safety education became one of the efforts so that the public understand and implement food safety behavior consistently. the purpose of this study was to determine the factors associated with the consumption of snack at a public elementary school students pakan labuah 03 districts Aur birugo tigo Baleh 2016. This research used is quantitative study with cross-sectional approach. to determine the factors associated with the consumption of snacks in a public elementary school students pakan labuah 03 districts Aur birugo tigo Baleh. The sampling technique using simple random sampling. total sample of 67 respondents and a total population of 167 respondents. The data obtained through observation, interviews and the distribution of questionnaires to respondents. The data obtained were analyzed using univariate and bivariate and analyzed using chi square statistic with a computerized program. From the analysis showed that as many (68.3%) of students consume the snack is good, the results of bivariate analysis showed that the variables associated with the consumption of snack is an attitude (p= 0.02), the role of parents (p= 0.048), and there is no significant relationship between the knowledge of the snack (p= 0.632). In this study it was concluded that students' attitudes and the role of parents significantly related to the consumption of snack, and there is no relation between knowledge and consumption of snack. it is expected that the schools make regular monitoring of the availability of snacks and healthy canteen food in schools.