Logo Repository App UFDK Repository UFDK Universitas Fort De Kock
← Kembali
Skripsi 2017

Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Keteraturan Kunjungan Antenatal Care Di Wilayah Kerja Puskesmas Sirukam Kecamatan Payung Sekaki Kabupaten Solok Tahun 2015

Penulis
Meri Susri Linda Putri
Pembimbing
Rini Santy; Zuraida
Jenis repository
Skripsi
Tahun
2017
Fakultas
Fakultas Ilmu Kesehatan
Program studi
S1 Kesehatan Masyarakat
Metode penelitian
—
Jenis metode
—
Variabel
—
Sumber dana
—
Lokasi/wilayah penelitian
—
Dipublikasikan
11 April 2017

Abstrak

Pelayanan Antenatal Care (ANC) dilaksanakan sesuai dengan standar pelayanan antenatal yang ditetapkan dalam Standar Pelayanan Kebidanan (SPK). Secara nasional, indikator kinerja cakupan pelayanan kesehatan ibu hamil K4 pada tahun 2013 belum dapat mencapai target Rencana Strategis (Renstra) Kementerian Kesehatan yakni sebesar 93% sedangkan Sumatera Barat menduduki angka 82,92%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan keteraturan kunjungan antenatal care (ANC) di wilayah kerja Puskesmas Sirukam. Desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional study dengan sampel semua ibu yang tercatat dalam keadaan hamil di wilayah kerja Puskesmas Sirukam sampai bulan Juli. Data dikumpulkan dengan kuesioner pada bulan Agustus 2015. Analisa data dilakukan melalui analisis Univariat dan Bivariat yang pengolahan data dilakukan dengan komputerisasi yaitu uji chi-square. Berdasarkan analisis univariat didapatkan 21 orang (27,6%) memiliki motivasi negatif dalam melakukan kunjungan antenatal, sedangkan 36 orang (47,4%) merasa tidak puas dalam menerima pelayanan, selanjutnya 38 orang (50%) ibu hamil menyatakan peran bidan tidak baik dalam memberikn pelayanan antenatal. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara motivasi ibu hamil, kepuasan ibu hamil, dan peran bidan, dengan kunjungan Antenatal Care dengan nilai p dan OR berturut-turut p value 0,022; p value 0,039 dan OR = 2,9; p value 0,041 dan OR = 2,9. Disimpulkan bahwa ada hubungan antara motivasi ibu hamil, kepuasan ibu hamil, dan peran bidan dengan keteraturan kunjungan Antenatal Care (ANC) pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Sirukam Kabupaten Solok tahun 2015. Untuk itu diharapkan kepada pihak puskesmas agar dapat meningkatkan mutu pelayanan, terutama meningkatkan peran bidan dalam memberikan pelayanan antenatal, selain itu perlu melengkapi fasilitas tempat pemeriksaan serta memberikan edukasi kepada ibu hamil tentang pentingnya kunjungan antenatal. Abstract (EN): The Antenatal Care (ANC) services were treated as the antenatal service standard that is stated in the Midwifery Service Standard. Nationally, the performance indicators of the pregnant women’s fourth visit (K4) services in 2013 have not achieved the strategic plans’ target of the Ministry of Health that was 93 %, and West Sumatra was 82,92 %. The objective of the research is to know the factors that associated with the regularity Antenatal Care visits in the region of Puskesmas Sirukam. The research design was cross sectional study, and as the sample all the women recorded as pregnant women in Puskesmas Sirukam region until July. The data were collected by using questionnaires in August 2015. The data analysis with Univariat and Bivariat were processed by chi-square analysis. Based on the univariat analysis was found 21 (27,6%) respondent negative motivations, 36 (47,4%) dissatisfaction of the pregnant women, and 38 (50%) respondent talk midwives role wasn’t good. The result of Bivariat analysis showed that there was the significant correlation between the pregnant women motivations, the midwives treatments, the pregnant women satisfactions, and the Antenatal Care (ANC) visits with P and OR values were p value 0,022; pvalue 0.039, and OR = 2,9; p value 0,041 and OR = 2.9. In conclusion, there was the correlation between the pregnant women motivations, the midwives role wasn’t good, the pregnant women satisfactions, and the regularity of Antenatal Care (ANC) visits in the region of Puskesmas Sirukam Kabupaten Solok in 2015. Therefore , it is suggested for the local government clinic to increase the quality services. Especially to increase the role of midwives in antenatal services. In addition, the need to complete the spoot check and provide education to pregnant women about the importance of antental visits.

Kata Kunci

Keteraturan Kunjungan Antenatal Care