Faktor – Faktor Yang Berhubungan Dengan Keselamatan Pasien (Patient Safety)Di Ruang Rawat Inap RSUD Lubuk Sikaping Kabupaten Pasaman Tahun 2016
- Penulis
- Zulham Efendi
- Pembimbing
- Rudjito; Vina Novela
- Jenis repository
- Skripsi
- Tahun
- 2017
- Fakultas
- Fakultas Ilmu Kesehatan
- Program studi
- S1 Kesehatan Masyarakat
- Metode penelitian
- —
- Jenis metode
- —
- Variabel
- —
- Sumber dana
- —
- Lokasi/wilayah penelitian
- —
- Dipublikasikan
- 10 April 2017
Abstrak
Pada tahun 2014 didapatkandata kejadianpasien ”jatuh” disalahsaturumahsakit di Sumatera Barat diruangrawatinapbedahdengan 6 kasus pada bulanJanuarisampaiMaret 2014. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui distribusi frekuensi dan hubungan lingkungan kerja, faktor tim dan komunikasi dengan keselamatan pasien di ruang rawat inap RSUD Lubuk Sikaping tahun 2016 Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan desain penelitian Cross-sectional. Pengambilan sampel dilakukan secara random sampling, dari 135 perawat sebanyak 60 orang dijadikan responden. Dari hasil penelitian terhadap 60 perawat, terdapat 32 perawat (53,3%) yang unsafety, 37 perawat (61,7%) yang lingkungan kerja kurang baik, 31 perawat (51,7%) kerja tim kurang baik dan 33 perawat (55,0%) komunikasi yang kurang baik. Dari uji statistik ditunjukan ada hubungan yang bermakna (p=0,023) dan (OR=3,462) antara lingkungan kerja dengan keselamatan pasien, ada hubungan bermakna (p=0,021) dan (OR=3,436) antara faktor timdengan keselamatan pasien, dan ada hubungan bemakna (p=0,022) dan (OR=3,400) antara komunikasi dengan keselamatan pasien. Dari penelitian ini dapat disimpulkan adanya hubungan yang bermakna antara lingkungan kerja dengan keselamatan pasien di ruang rawat inap RSUD Lubuk Sikaping tahun 2016. Karena lingkungan kerja lebih beresiko terjadinyakecelakaan pada pasien di ruang rawat inap RSUD Lubuk Sikaping. Disarankan bagi rumah sakit agar dapat meningkatkan mutu pelayanan kesehatan terutama hal-hal yang berhubungan dengan keselamatan pasien di rumah sakit. Abstract (EN): In 2014 the incidence of patient falls data “ibteined” at one Hospital in West Sumatra inpatient safety. is a system where a hospital makes patient care safer which involves asesmen risk, identification, and matters relating to the management of the risk of the patient, reporting and analysis of cases, the ability of learning from a case and its follow up and also the implementation of solutionto minimize the emergence of risk and prevent injuies which caused by errors due to carry out an action or do not take an action that should be taken. The method that is used is descriptive analytic with the design of crossetional research, sampling was done by random sampling with 60 respondents. The result of this research shows that there is meaningful relationship (p=0,023) and (OR=3,462) between work environtment and patient safety, (p=0,021) and (OR=3,436) between factor team and patient safety, more over there is (p=0,022) and (OR=3,400) betweencommunication andpatient safety. From this research can be concluded that there is a meaningful relationship among work environment with patient safety in the inpatient room at Lubuk Sikaping Regional Public Hospital at 2016. Because the work environment is more at risk of accidents in patientsat Lubuk Sikaping Regional Public Hospital at 2016. It is recommended to the hospital officer to increase the quality of health care especially with matters related to patient safety.