Logo Repository App UFDK Repository UFDK Universitas Fort De Kock
← Kembali
Skripsi 2017

Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kepatuhan Minum Obat Penderita Kusta Di Kabupaten Padang Pariaman Tahun 2015

Penulis
Yossy Lidyani
Pembimbing
Rudjito; Zainal Abidin
Jenis repository
Skripsi
Tahun
2017
Fakultas
Fakultas Ilmu Kesehatan
Program studi
S1 Kesehatan Masyarakat
Metode penelitian
—
Jenis metode
—
Variabel
—
Sumber dana
—
Lokasi/wilayah penelitian
—
Dipublikasikan
13 April 2017

Abstrak

Penyakit kusta merupakan masalah kesehatan yang menimbulkan dampak dari segi medis, sosial, ekonomi dan psikologis.Menurut hasil Monitoring dan Evaluasi tahun di Kabupaten Padang Pariaman, kendala yangpaling utama adalah rendahnya dukungan dan pengetahuan terhadap penyakit kusta.Sedangkan dilihat dari kepatuhan berobat, dari 36 kasus kusta, terdapat 24 penderita (66,7%) belum menyelesaikan pengobatannya. Berdasarkan hal tersebut maka dilakukan penelitian di Kabupaten Padang Pariaman tentang pengaruh faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan minum obat penderita kusta tahun 2015. Tujuan penelitian adalah mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan minum obat pada penderita kusta.Penelitian ini bersifat analitik dengan desain cross section dengan besar sampel sebanyak 68penderita.Penelitian dilakukan pada tanggal 4-16September 2015.dan menggunakan anlisis univariat dan bivariat dengan menggunakan komputerisasi. Hasil analisa univariat 72,% penderita mempunyai pengetahuan yang tinggi, 67,6% penderita mempunyai sikap yang positif 64,7%, mempunyai peranan keluarga 70,6% , petugas mempunyai peranan 82,4%, telah lama minum obat dan 67,6% penderita patuh minum obat. Hasil analisa bivariate dari 5 variabel independen yang diteliti, terdapat hubungan yang signifikan secara statistik pengetahuan p = 0,000, sikap p = 0,000, peran keluarga p = 0,031, peran petugas p = 0,021, lama minum obat p = 0,0002. Disarankan Kepada Kepala Dinas Kesehatan dan Puskesmas di Kabupaten Padang Pariaman untuk terus memberikan penyuluhan dan menambah petugas kesehatan yang mampu menjangkau daerah yang sulit untuk dijangkau. Abstract (EN): Leprosy is a health problem that raises the impact in terms of medical, social, economic and psychological. According to the results of Monitoring and evaluation in 2013 in Padang Pariaman, the most important constraint is the lack of support and knowledge against leprosy. While the views of treatment compliance, from 36 cases of leprosy sufferers, there are 24 (66,7%) has not completed treatment. Based on the research done in Padang Pariaman about influence factors associated with adherence to medication lepers by 2015. The purpose of the study is to know the factors associated with adherence to medication in people with leprosy. This research is both analytic with cross section design with large samples as much as 68 sufferers. Research done on 4-16 September 2015.and using univariate analysis and bivariat using computerized. The results of the univariate analysis, 72% of sufferers have a high knowledge, 67,6% of sufferers have a positive attitude 64,7%, has the role of the family, the Clerk had a 70.6 per cent of the role of 82.4%, has long been taking the medication and 67,6% submissive sufferers taking medication. Bivariate analysis results of 5 independent variable that is examined, there is a statistically significant relationship of knowledge p = 0.000, attitude p = 0.000, role of family p = 0,031 officer role, p = 0,021 old medication, p = 0,0002. It is recommended to the Head of Health Department and Community Health Center in Padang Pariaman District to continue to provide extension and adds to health workers who are able to reach areas that are difficult to reach.

Kata Kunci

Kepatuhan Minum Obat Penderita Kusta