Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kenakalan Pada Remaja di SMK N 01 Lembah Melintang Kab. Pasaman Barat Tahun 2016
- Penulis
- Irdayani
- Pembimbing
- Sukarsi Rusti; Rudjito
- Jenis repository
- Skripsi
- Tahun
- 2017
- Fakultas
- Fakultas Ilmu Kesehatan
- Program studi
- S1 Kesehatan Masyarakat
- Metode penelitian
- —
- Jenis metode
- —
- Variabel
- —
- Sumber dana
- —
- Lokasi/wilayah penelitian
- —
- Dipublikasikan
- 07 April 2017
Abstrak
Kenakalan remaja meliputi perbuatan-perbuatan anak remaja yang bertentangan dengan norma dan aturan. Faktor-faktor yang mempengaruhi kenakalan remaja adalah proses keluarga, pengaruh teman sebaya dan kelas sosial ekonomi. Berdasarkan data yang ada di SMK N 01 Lembah Melintang Kab. Pasaman Barat Tahun 2016 terdapat beberapa siswa-siswi yang melakukan kenakalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kenakalan Pada Remaja di SMK N 01 Lembah Melintang Kab. Pasaman Barat Tahun 2016. Penelitian ini bersifat analaitik dengan desain cross sectional, dilaksanakan di SMK N 01 Lembah Melintang Kab. Pasaman Barat Tahun 2016 dengan jumlah responden 100 orang sisiwa-siswi. Data dikumpulkan dengan cara membagikan kuesioner dan meminta responden untuk mengisinya, kemudian data dioleh dengan menggunakan komputerisasi dan hasil penelitian disajikan dalam bentuk analisis univariat dan bivariat. Hasil analisa univariat diketahui sebanyak 67,3% responden melakukan kenakalan, 51% memiliki pengaruh keluarga, 34,7% responden terpapar dengan media massa, dan 67,3% memiliki pengaruh dari teman sebaya. Berdasarkan analisa bivariat ada hubungan bermakna antara pengaruh keluarga (p=0,000 ≤0,05, OR=8,649), media massa (p=0,000 ≤0,05, OR=47,250), Pengaruh teman sebaya (p=0,004 ≤0,005, OR=5,063) denagan kenakalan pada remaja. Hasil penelitian ini berimplementasi terhadap pengaruh keluarga, informasi media massa dan pengaruh teman sebaya. Adapun saran yang diajukanorang tua lebih memperhatikan apa yang ditonton anaknya di televisi dan lebih memperhatikan anaknya dalam menggunakan jaringan internet dan media massa yang lain, keluarga lebih memperhatikan anaknya dan lebih mengawasi anaknya dalam bergaul dengan teman sebaya. Abstract (EN): Juvenile delinquency covers acts contrary to the teenagers who rules written laws of nature both the Criminal Code and legislation beyond the Criminal Code. Factors that influence juvenile delinquency are age, gender, family prosese, peer influence and socio-economic class. Based on the existing data in the SMK N 01 Lembah Melintang West Pasaman 2016, There are some students who do mischief. This study aimed to determine Factors Associated With Delinquency Among Adolescents In Smk N 01 Lembah Melintang West Pasaman 2016. This research is an analytic with cross sectional study design, held at SMK N 01 Lembah Melintang West Pasaman 2016 with the number of respondents 100 students. The data was collected by giving team questionnaires and asking them to fill in. Then, the data was processed by using computerized and result of research is presented in the from of univariate and bivariate. Results of univariate analysis known as much as 67.3% of respondents do mischief, 51% had a family influence, 34,7% of respondents exposed to mass media, and 67.3% had influence from peers, Based on bivariate analysis there was a significant relationship between family influence (≤0,05 p = 0.000, OR = 8.649), mass media (≤0,05 p = 0.000, OR = 47.250), Peer influence (≤0,005 p = 0.004, OR = 5.063) with juvenile delinquency. The results of this study berimplementasi against the influence of the family, information media and peer influence. The suggestions put forward the family and the school to cooperate so that teenagers can be controlled well and juvenile delinquency that do can be overcome.