Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kelengkapan Imunisasi Tetanus Toksoid Pada Ibu Hamil Di Wilayah Kerja Puskesmas Mahat Kabupaten Lima Puluh Kota Tahun 2015
- Penulis
- Azwirman
- Pembimbing
- Zainal Abidin; Maisyarah
- Jenis repository
- Skripsi
- Tahun
- 2017
- Fakultas
- Fakultas Ilmu Kesehatan
- Program studi
- S1 Kesehatan Masyarakat
- Metode penelitian
- —
- Jenis metode
- —
- Variabel
- —
- Sumber dana
- —
- Lokasi/wilayah penelitian
- —
- Dipublikasikan
- 11 April 2017
Abstrak
Salah satu program pembangunan yang bertujuan mensejahterakan masyarakat dilakukan oleh Pemerintah yaitu Milenium Development Goals (MDGs), dimana salah tujuannya untuk meningkatkan kesehatan ibu. Menurut survey awal yang dilakukan pada tanggal 10 Juni 2015 ditemukan ibu hamil yang tidak TT di Puskesmas Mahat sebesar 40 %. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kelengkapan Imunisasi TT yang menggunakan desain cross sectional. Penelitian ini dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Mahat pada tanggal 14-18 September 2015 yang dilakukan pada 34 orang ibu hamil. Data yang dikumpulkan meliputi karekteristik ibu (umur, pendidikan) pengetahuan ibu, kinerja petugas imunisasi dan informasi terhadap kelengkapan Imunisasi TT yang dikumpulkan dengan metode wawancara melalui kuesioner. Data yang telah dikumpul diolah dengan menggunakan komputerisasi dilakukan analisa univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square pada tingkat kemaknaan 0,05. Dari penelitian ini ditemukan sebagian besar ibu hamil memiliki pengetahuan yang kurang baik 61,8 %, kinerja petugas imunisasi baik 61,8%, ibu hamil yang tidak pernah mendapatkan informasi TT yaitu 52,9 %, dan ibu hamil yang tidak lengkap imunisasi TT yaitu sebesar 58,5 %. Dari uji statistik bivariat dengan chi square ditemukan hubungan yang bermakna antara pengetahuan responden, kinerja petugas imunisasi dan informasi terhadap kelengkapan imunisasi TT. Penelitian dapat disimpulkan bahwa berhubungan dengan kelengkapan imunisasi TT adalah pengetahuan responden, kinerja petugas imunisasi dan informasi. Untuk itu perlu perhatian lebih lanjut dari pengambil kebijakan tentang masalah imunisasi TT pada ibu hamil dengan memperkuat promosi kesehatan dan perlu penelitian lebih lanjut. Abstract (EN): One development program aimed at the welfare of the community by the Government, namely the Millennium Development Goals (MDGs), in which one goal to improve maternal health. According to the initial survey conducted on June 10 2015 was found pregnant women who do not TT in Public Health Center Mahat by 40%. This study aims to determine the factors associated with the completeness of the TT immunization using cross sectional design. This research was conducted in Public Health Center Mahat on 14-18 September 2015 were conducted on 34 pregnant women. Data collected include maternal characteristics (age, education) mother's knowledge, performance and information officer immunization against TT immunization completeness collected by the method of interview through a questionnaire. The data have been collected were processed using computerized analysis of univariate and bivariate with Chi-Square test at the 0.05 significance level. From this study found the majority of pregnant women have a poor knowledge of 61.8%, a good performance of 61.8% immunization workers, pregnant women who never get information TT namely 52.9%, and pregnant women who did not complete that TT immunization amounted to 58.5%. From the statistical test bivariate with chi square found a significant association between respondents' knowledge, personnel performance information on the completeness of immunization and TT. It can be concluded that relate to the completeness TT is the knowledge of the respondent, the performance of immunization and information officer. For that we need further attention from policy makers on the issue of TT immunization in pregnant women by strengthening health promotion and needs further research.