Faktor – Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian TBC BTA (+) di Wilayah Kerja Puskesmas Ujung Gading Kabupaten Pasaman Barat Tahun 2015
- Penulis
- Fitri Handayani
- Pembimbing
- Yelmi Reni Putri; Rudjito
- Jenis repository
- Skripsi
- Tahun
- 2017
- Fakultas
- Fakultas Ilmu Kesehatan
- Program studi
- S1 Kesehatan Masyarakat
- Metode penelitian
- —
- Jenis metode
- —
- Variabel
- —
- Sumber dana
- —
- Lokasi/wilayah penelitian
- —
- Dipublikasikan
- 15 April 2017
Abstrak
Penyakit Tubercolusis adalah penyakit menular langsung yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium Tubercolusis. Tuberculosis merupakan masalah kesehatan, baik dari sisi angka kematian (mortalitas), angka kejadian penyakit (morbiditas), maupun diagnosis danterapinya. Data Dinas Kesehatan Pasaman Barattahun 2014ditemukan 569 penderita TB dan penderita TB BTA (+) adalah 408 orang daripenderita yang ditemukan. Penemuan TB BTA (+) ini paling banyak ditemukan pada puskesmas Ujung Gading dengan jumlah kasus 75. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor – faktor yang berhubungan dengan kejadian TBC BTA (+). Jenispenelitianiniadalahdeskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh suspect BTA (+) dengan jumlah 3000 orang. Besar sampel ditentukan dengan rumus Slovin dengan jumlah 97 orang. Cara pengambilan sampel adalah simple random sampling. Penelitian dilakukan di wilayah kerja Puskemas Ujung Gading pada September 2015. Data yang terkumpul kemudian diolah secara univariat dan bivariat. HasilSebanyak 51,5%responden memiliki perilaku kurang baik, 41,2 % responden memiliki luas ventilasi yang kurang baik, 45,4% respondenmemilikikepadatanhuniankurangbaik, 47,4% responden memiliki pendapatan rendah, dan 39,2% responden mengalami kejadian TBC BTA (+). Hasil analisa bivariat diketahui bahwa terrdapathubungan perilaku, luas ventilasi, kepadatan hunian dan pendapatandengankejadianTBC BTA (+) di wilayah kerja Puskesmas Ujung Gading Tahun 2015 Berdasarkan hasil penelitian terdapat hubungan antara perilaku, luas ventilasi, kepadatan hunian dan pendapatan dengan kejadian TBC BTA+ di wilayah kerja Puskesmas Ujung Gading Tahun 2015. Diharapkan lebih meningkatkan penyuluhan tentang perumahan dan pemukiman yang sehat pada masyarakat secara merata terutama pada daerah yang endemis TBC. Abstract (EN): Disease Tuberculosis is an infectious disease directly caused by the bacterium Mycobacterium Tuberculosis. Tuberculosis is a health problem , both in terms of mortality (mortality ) , the incidence of disease ( morbidity ) , as well as diagnosis and treatment. Health Service data Pasaman Barattahun 569 TB patients in 2014 found and patieny TB BTA ( + ) is 408 of cases detected. The discovery of TB BTA ( + ) is most commonly found in Public Health Centers Ujung Gading the number of cases 75. This study aims to identify factors - factors related to the incidence of TB BTA ( + ). This research is a descriptive cross sectional analytic approach. The population is all suspect BTA ( + ) to the number 3000 . The sample size is determined by the formula Slovin the number of 97 people. The way the sampling is simple random sampling . The study was conducted in the working area Public Health Center Ujung Gading in September 2015. The collected data is then processed by univariate and bivariate . Results A total of 51,5 % repondan have low knowledge , 41.2% of respondents have a less good behavior ,47,4 % of respondents have a less well ventilated area , 45.4 % of respondents have a population density of less good , 47.4 % of respondents have low income , and 39.2 % of respondents experienced a TB incidence of smear ( + ). Results of bivariate analysis known that knowledge, behavior, ventilation , residential density and revenue has a relationship with the incidence of TB BTA (+) in Public Health Center Ujung Gading 2015. After doing research, it is expected Expected increase education about healthy housing and settlements in the community equally , especially in areas of endemic tuberculosis.