Logo Repository App UFDK Repository UFDK Universitas Fort De Kock
← Kembali
Skripsi 2017

Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Malaria Di Wilayah Kerja Puskesmas Tarusan Kabupaten Pesisir Selatan Tahun 2015

Penulis
Ayu Gustina
Pembimbing
Rudjito; Cory Febrina
Jenis repository
Skripsi
Tahun
2017
Fakultas
Fakultas Ilmu Kesehatan
Program studi
S1 Kesehatan Masyarakat
Metode penelitian
—
Jenis metode
—
Variabel
—
Sumber dana
—
Lokasi/wilayah penelitian
—
Dipublikasikan
11 April 2017

Abstrak

Malaria merupakan salah satu penyakit menular yang dari penderita kepada orang sehat melalui gigitan vektor yaitu nyamuk Anopheles. Angka kejadian Malaria di wilayah kerja Puskesmas Tarusan Tahun 2014 tercatat sebanyak 131 kasus yang tersebar di enam nagari. Dari data yang diperoleh diketahui adanya peningkatan kejadian malaria yang signifikan dari Tahun 20122014. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian malaria di wilayah kerja Puskesmas Tarusan Kabupaten Pesisir Selatan Tahun 2015. Jenis penelitian adalah analitik dengan pendekatan cross sectional Jumlah sampel pada penelitian ini berjumlah 100 sampel. Penelitian dilakukan pada wilayah kerja Puskesmas Tarusan pada tanggal 10 Agustus - 5 September 2015. Data penelitian in diperoleh dari data primer, berupa hasil wawancara dan observasi dan data sekunder berupa data penderita malaria Puskesmas Tarusan. Data yang diperoleh dalam penelitian ini dianalisis dengan menggunakan rumus uji statistik Chi-square dan penentuan Odds Ratio (OR). Dari hasil penelitian didapatkan bahwa faktor-faktor yang bermakna yaitu: tempat perindukan nyamuk (p value=0,00, OR=5,85), penggunaan kelambu (p value=0,036, OR=3,02) dan peran petugas kesehatan (p value=0,005, OR=3,96). Dari hasil penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa faktor yang berhubungan dengan kejadian malaria di wilayah kerja Puskesmas Tarusan Tahun 2015, yaitu tempat perindukan nyamuk yang signifikan mempengaruhi kejadian malaria. Berdasarkan hasil penelitian saran yang diajukan kepada masyarakat yang berada diwilayah kerja Puskesmas Tarusan agar lebih memperhatikan kebersihan lingkungan. Abstract (EN): Malaria is one of the infectious disease from patients to healthy people through the bite of the Anopheles mosquito vectors ie. The incidence of Malaria in Puskesmas Tarusan in 2013 there were 131 cases in six villages. From the data obtained in mind the increasing incidence of malaria significantly from 20122014. The purpose of this study was to determine the factors associated with the incidence of malaria in Puskesmas Tarusan South Coastal District 2015. This type of research is analytic with cross sectional sample size in this study of 100 samples. The study was conducted in Puskesmas Tarusan on 10 August - 5 September 2015. Data obtained from studies in primary data, in the form of interviews and observations and secondary data Tarusan malaria health center. The data obtained in this study were analyzed using statistical formulas Chi-square test and the determination of the Odds Ratio (OR). The result showed that the significant factors, namely: breeding places (p value = 0.00, OR = 5.85), the use of mosquito nets (p value = 0.036, OR = 3.02) and the role of health workers (p value = 0.005, OR = 3.96). From the results of research and discussion, it can be concluded that the factors associated with the incidence of malaria in Puskesmas Tarusan 2015, namely breeding places of mosquitoes that significantly affect the incidence of malaria. Based on the results of the study proposed suggestions to the people who are working in the region for more attention to the health center Tarusan environmental hygiene.

Kata Kunci

Kejadian Malaria