Logo Repository App UFDK Repository UFDK Universitas Fort De Kock
← Kembali
Cover Faktor- Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian ISPA Pada Balita Di Kelurahan Ipuh Kecamatan Mandiangin Tahun 2016
Buka Dokumen (Google Drive)
Skripsi 2017

Faktor- Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian ISPA Pada Balita Di Kelurahan Ipuh Kecamatan Mandiangin Tahun 2016

Penulis
Andrianto
Pembimbing
Yelmi Reni Putri; Cici Apriza Yanti
Jenis repository
Skripsi
Tahun
2017
Fakultas
Fakultas Ilmu Kesehatan
Program studi
S1 Kesehatan Masyarakat
Metode penelitian
—
Jenis metode
—
Variabel
—
Sumber dana
—
Lokasi/wilayah penelitian
—
Dipublikasikan
07 April 2017

Abstrak

Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus, bakteri alergen dan perluasan dari infeksi gigi dan alergen.Berdasarkan hasil laporan bulanan penyakit puskesmas Mandiangin Koto Selayan selama tahun 2015 tercatat jumlah kasus ISPA sebanyak 3,451 kasus dan sebanyak 57 kasus terdapat pada balita. Tujuan penelitian mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian ISPA pada balita di Kelurahan Ipuh Kecamatan Mandiangin Kota Bukittinggi tahun 2016. Penelitian ini dilakukan pada bulan Oktobertahun 2016 dengan menggunakan desain cross sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 137 orang. Cara pengambilan sampel dengan menggunakan metode Simple Random Sampling. Analisa dalam penelitian ini menggunakan analisa univariat dan bivariat dengan uji statistik chi-square dan dengan derajat kepercayaan 95%(α=0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 137 orang respondenter dapat 57,7% menderita ISPA, 29,9% orangstatus imunisainya tidak lengkap ,24,1% orang memiliki status gizi kurang. Terdapat hubungan signifikan antara Status imunisasi (p= 0,000 dan OR=8,874), Status Gizi (p= 0,003 dan OR=4,500) Dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara Status Imunisasi, Status Gizi dan dengan Kejadian ISPA Pada Balita di kelurahan ipuh kecamatan mandiangin kota bukittinggi Tahun 2016. Disarankan pihak puskesmas meningkatkan peran petugas kesehatan terutama promotif dan preventif untuk menangani program ISPA. Abstract (EN): Acute Respiratory Infections (ARI) is a disease caused by viruses, bacteria, allergens and expansion of dental infections and allergens. Based on the results of monthly reports public health center disease Mandiangin Koto Selayan during 2015 recorded number of ARI cases as many as 3,451 cases and 57 cases are in children under five. This study aimed to faktors related to the incidence of under-fives in the village ARI wormwood districts Mandiangin tonw of Bukittinggi in 2016 This research was conducted in October 2016 using cross sectional design. The sample in this study amounted to 137 people. How sampling using simple random sampling method. The analysis in this study using univariate and bivariate statistical test of chi-square and with a degree of confidence of 95% (α = 0,05). The results showed that of the 137 respondents are 57,7% ARDs, 29.9% of people immunization status is not complete, 24,1% of people have less nutritional status. There is a significant association between immunization status (p = 0,000and OR = 8,874),Nutritional Status (p = 0,003 and OR = 4,500). It can be concluded that there is a significant association between immunization status, nutritional status and Habit with Genesis ARI In Toddlers in Puskesmas publichealth center Koto Selayan 2016.The clinic suggested enhancing the role of healht workers, especially promotion and prevention to hendle the ARI program

Kata Kunci

Kejadian ISPA Pada Balita