Logo Repository App UFDK Repository UFDK Universitas Fort De Kock
← Kembali
Skripsi 2017

Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kecelakaan Lalu Lintas Pada Pengendara Sepeda Motor Diwilayah Kerja Kepolisian Resor Payakumbuh Tahun 2015

Penulis
Cici Aprilliani
Pembimbing
Cici Apriza Yanti; Maisyarah
Jenis repository
Skripsi
Tahun
2017
Fakultas
Fakultas Ilmu Kesehatan
Program studi
S1 Kesehatan Masyarakat
Metode penelitian
—
Jenis metode
—
Variabel
—
Sumber dana
—
Lokasi/wilayah penelitian
—
Dipublikasikan
11 April 2017

Abstrak

Kecelakaan lalu lintas adalah suatu peristiwa di jalan yang tidak diduga dan tidak disengaja yang melibatkan kendaraan dengan atau tanpa pengguna jalan lain yang mengakibatkan korban manusia dan/atau kerugian harta benda. Angka kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Sumatera Barat tahun 2013 yang mencapai 2625 kasus dan tahun 2014 menurun 2157 kasus kecelakaan lalu lintas. Di Kota Payakumbuh pada tahun 2012 kejadian kecelakaan lalu lintas dengan korban meninggal dunia sebanyak 9,33 %, pada tahun 2013 kejadian kecelakaan lalu lintas dengan korban meninggal dunia sebanyak 7,78 %, pada tahun 2014 jumlah kejadian kecelakaan lalu lintas meningkat signifikan dibandingkan dengan 2012 dan tahun 2013, yaitu jumlah korban meninggal dunia sebanyak 10,41 %. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kecelakaan lalu lintas pada pengendara sepeda motor diwilayah kerja Kepolisian Resor Payakumbuh tahun 2015 Penelitian ini merupakan penelitian Survey analitik dengan rancangan cross sectional study dan telah dilaksanakan pada tanggal 15 Juni-5 Juli 2015. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pengendara sepeda motor yang berada diwilayah kerja Kepolisian Resor Payakumbuh sebanyak 547 yang memiliki motor diwilayah kerja kepolisian resor payakumbuh pada tahun 2014. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 84 orang dengan teknik pengambilan sampel menggunakan Accidental Sampling, pengolahan data dilakukan secara komputerisasi meliputi analisis univariat dan bivariat (Uji Chi-Square). Dari analisa univariat didapatkan 47,6% responden yang berpengetahuan rendah, 47,6% responden bermotivasi negatif, 40,5% responden yang tidak memiliki SIM, 25% responden yang tidak lengkap menggunakan perlengkapan mengemudi, dan 72,6% responden yang mengalami kecelakaan lalu lintas. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan, motivasi, kepemilikan SIM, dan kelengkapan mengemudi dengan kejadian kecelakaan lalu lintas pada pengendara sepeda motor dengan nilai p dan OR berturut-turut p=0,029 dan OR=3,568 ; p=0,008 dan OR=4,846 ; p=0,017 dan OR=4,597 ; p=0,007 dan OR=4,675. Disimpulkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan, motivasi, kepemilikan SIM dan kelengkapan mengemudi dengan kejadian kecelakaan lalu lintas pada pengendara sepeda motor diwilayah kerja Kepolisian Resor Payakumbuh tahun 2015. Untuk itu diharapkan kepada pihak kepolisian agar dapat bekerja sama dengan pihakpihak tertentu untuk memberi dorongan guna meningkatkan pengetahuan tentang peraturan lalu lintas yang lebih baik serta kepada pengendara sepeda motor untuk dapat mematuhi dan memahami peraturan dalam berlalu lintas. Abstract (EN): Traffic accident is an unexpected and an unintended incident happened on the road which involves the vehicles and the people who use the public road. It causes victims, damagings or financial loss. The rate of the traffic accidents in West Sumatera reached 2625 cases in 2013 and the rate descreased in 2014 for 2157 traffic accident cases. In Payakumbuh, the number of traffic accidents happened in 2012 with the death victims reached 9,33%, in 2013 the number of death victims decreased in 7,78%, and the amount of the traffic accidents in 2014 significantly increased in 10,41% of the death victims compare to the numbers in 2012 and 2013. The pupose of this study was to determine the factors assotiated with traffic accidents on motorcyclist resort region police work Payakumbuh 2015. This research is an analytic survey with cross sectional study and has been implemented on June 15th until July 5th, 2015. The population in this research is 547 motorcycle user and owner that can be found around the Police District Commands in Payakumbuh in 2014. The total sample in this research is 84 people and the sample taken by using accidental sampling. The data is computerized processed which covers univariate and bivariate analysis (Chi-Square Test). The univariate analysis shows that 47,6% of respondents have low rate of basic knowledge, 47,6% of respondents have negative motivation, 40,5% of respondents do not have the driving license card, 25% of respondents do not use the complete equipments for driving and 72,6% of respondents experienced the traffic accidents. The bivariate analysis shows that there are significant correlation between basic knowledge, motivation, having driving license card, and the completeness of the driving equipments with the rate of traffic accidents happened to motorcycle users. The numbers of p and OR in rows are p=0,029 and OR=3,568 ; P=0,008 dan OR=4,846 ; p=0,017 and OR=4,597 ; p=0,007 ad OR=4,675. It was concluded that there is a relationship between knowledge, motivation, SIM ownership an completeness of driving with traffic accident in biker resort region police work Payakumbuh 2015. It is recomended for the police to gather and work with the certain sides to help people getting more knowledge about traffic rules and support the motorcycle user to understand and obey the traffic rules on the road.

Kata Kunci

Kecelakaan Lalu Lintas Pengendara Sepeda Motor