Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Keaktifan Ibu Hamil Mengikuti Kelas Ibu Hamil Di Puskesmas Parit Rantang Kecamatan Payakumbuh Barat Kota Payakumbuh Tahun 2015
- Penulis
- Nuraini Putri
- Pembimbing
- Oktavianis; Maisyarah
- Jenis repository
- Skripsi
- Tahun
- 2017
- Fakultas
- Fakultas Ilmu Kesehatan
- Program studi
- S1 Kesehatan Masyarakat
- Metode penelitian
- —
- Jenis metode
- —
- Variabel
- —
- Sumber dana
- —
- Lokasi/wilayah penelitian
- —
- Dipublikasikan
- 11 April 2017
Abstrak
Senam hamil merupakan bentuk olahraga yang berguna untuk membantu wanita hamil untuk memperoleh tenaga yang baik sehingga memperlancar proses persalinan. World Health Organization (WHO) pada tahun 2003 memperkirakan, sekitar 15% dan seluruh wanita hamil akan mengalami kondisi yang berkembang menjadi komplikasi yang berkaitan dengan kehamilannya serta mengancam jiwanya. Berdasarkan survey awal yang dilakukan di Puskesmas Parit Rantang Kecamatan Payakumbuh Barat Kota Payakumbuh Tahun 2015 dari 15 orang ibu hamil, tetapi yang aktif melakukan senam hamil hanya 10 orang.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan keaktifan ibu hamil mengikuti senam hamil di Puskesmas Parit Rantang Kecamatan Payakumbuh Barat Kota Payakumbuh Tahun 2015. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan menggunakan desain cross sectional study. Penelitian ini dilakukan pada bulan Agustus – September 2015. Dengan jumlah sampel 50 orang dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Dengan analisis univariat dan bivariat menggunakan uji Chi Square. Analisis univariat menunjukkan 64% ibu hamil yang tidak aktif dalam mengikuti senam hamil, 48% yang berpengetahuan rendah, 44% yang bersikap negatif, dan 42% dukungan keluarga negatif. Sedangkan analisis bivariat menunjukkan ada hubungan antara pengetahuan (p=0,015 OR=5,833), sikap (p=0,042 OR=4,500), dan dukungan keluarga (p=0,015 OR=6,429) dengan keaktifan dalam mengikuti senam hamil. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan, sikap, dan dukungan keluarga dengan keaktifan ibu hamil mengikuti senam hamil. Saran dari penelitian ini adalah pihak Puskesmas untuk dapat meningkatkan lagi partisipasi petugas dalam mengikuti senam hamil. Sehingga semua ibu hamil dapat mengikuti senam hamil dengan aktif. Abstract (EN): Pregnancy exercise is a form of exercise is useful to review helps pregnant women to obtain a Power Go od review that facilitate the delivery process. World Health Organization ( WHO ) in 2003 estimated that about 15 % and all pregnant women will experience conditions that develop into complications related to pregnancy. Based on the initial survey conducted in Clinic Parit Rantang District of West Payakumbuh 2015 of 15 pregnant women , but are actively doing . The purpose of this study was to determine the factors associated with the liveliness of pregnant women at health centers to follow pregnancy exercise Parit Rantang District of West Payakumbuh. This is a descriptive analytic research using cross sectional study design. This study was conducted in August-September 2015. With a sample size of 50 people with total sampling technique. By univariate and bivariate analysis using Chi Square. Univariate analysis showed 64 % of pregnant women who are not active in following pregnancy exercise , 48 % of knowledge is low, 44 % were to be negative , and 42 %. While the bivariate analysis showed no relationship between knowledge ( p = 0,015 OR = 5,833 ) , attitude ( p = 0,042 OR = 4,500 ) , and family support ( p = 0.015 OR = 6.429 ) with the liveliness in following pregnancy. Based on the results of this study concluded that there is a relationship between knowledge , attitudes , and family support with the liveliness of pregnant women follow pregnancy exercise. Suggestions from this study is the health center to be able to improve further the participation of workers in the following pregnancy exercise . So that all pregnant women can follow pregnancy exercise with.