Logo Repository App UFDK Repository UFDK Universitas Fort De Kock
← Kembali
Cover Faktor-Faktor Yang  Berhubungan Dengan Kadar Cholinesterase Dalam Darah Petani Pengguna  Pestisida Di Kota Padang Panjang Tahun 2015
Skripsi 2017

Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kadar Cholinesterase Dalam Darah Petani Pengguna Pestisida Di Kota Padang Panjang Tahun 2015

Penulis
Ronny Afdinal
Pembimbing
Silvia; Nurdin
Jenis repository
Skripsi
Tahun
2017
Fakultas
Fakultas Ilmu Kesehatan
Program studi
S1 Kesehatan Masyarakat
Metode penelitian
—
Jenis metode
—
Variabel
—
Sumber dana
—
Lokasi/wilayah penelitian
—
Dipublikasikan
13 April 2017

Abstrak

Pestisida merupakan salah satu bahan beracun yang berbahaya dan banyak digunakan di sektor pertanian untuk mengendalikan hama. Penggunaan pestisida yang tidak dikelola dengan baik akan menimbulkan dampak negatif. Salah satu jenis pestisidanya adalah golongan organopospat yang dapat menimbulkan efek berupa penurunan kadar enzim cholinesterase dalam darah yang merupakan salah satu indikator dari keracunan pestisida. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan, metode pencampuran pestisida, metode penyemprotan, frekuensi penyemprotan dan penggunaan alat pelindung diri dengan kadar cholinesterase dalam darah petani pengguna pestisida di kota Padang Panjang. Penelitian dilakukan secara deskriptif analitik dengan menggunakan desain cross sectional yang dilakukan pada 77. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan menggunakan kuesioner. Analisis yang dilakukan univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan (p = 0,001, odds ratio = 5,78), metode pencampuran (p = 0,023, odds ratio = 3,01), metode penyemprotan (p = 0,012, odds ratio = 3,38), frekuensi penyemprotan (p = 0,000, odds ratio = 6,20),dan penggunaan alat pelindung diri (p = 0,001, odds ratio = 4,83),dengan kadar cholinesterase dalam darah petani pengguna pesisida di Kota Padang Panjang petani yang kerap menggunakan pestisida di kota Padang Panjang Tahun 2015. Penelitian menyatakan bahwa: pengetahuan, metode pencampuraan, metode penyemprotan, frekuensi penyemprotan dan penggunaan alat pelindung diri menunjukan adanya hubungan yang bermakna dengan kadar cholinesterase dalam darah petani pengguna pestisida di Kota Padang Panjang. Untuk kedepannya diharapkan Kantor Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan Kota Padang Panjang agar lebih banyak lagi memberikan penyuluhan yang bersifat terus-menerus tentang pestisida untuk penyadaran dan peningkatan kepedulian petani akan bahaya pestisida, serta menjalin kerja dengan sektor terkait dan kepada Dinas Kesehatan melakukan pemeriksaan rutin dan pemberian makanan tambahan bagi petani yang mengalami gangguan keracunan pestisida. Abstract (EN): Pesticide are one of the hazardous and toxic meterial are widely used agriculture to control pest. Usage pesticide which do not be managed better will be generate negative impact. One is type of organophosphate pesticide that can cause effect such as decreased level of the enzyme cholinesterase, which is one indicator of pesticide poisoning. The purpose of this study to determine the relationship go round knowledge, mix pesticide method, spraying method, the frequency of spraying and wear of personal protective equipment with blood levels of cholinesterase at Padang Panjang city farmers. This research was conducted using a descriptive analytic cross sectional design conducted on 77 farmers who often use pesticides in the city of Padang Panjang. data collection through interviews using a questionnaire. analyzes were performed univariate and bivariate. The results showed that there is a significant correlation between knowledge (p = 0,001, odds ratio = 5,78, mix pesticice method (p = 0,023, odds ratio = 3,01), spraying method (p = 0,012, odds ratio = 3,38), frequency of spraying (p = 0,000, odds ratio = 6,20), and wear personal protective equipment (p = 0,001, odds ratio = 4,83)with the blood levels of cholinesterase in farmers' in te city of Padang Panjang in 2015. Conclusion of the study: knowledge, mix pesticide method, spraying method, the frequency of spraying and wearing of personal protective equipment significant correlation with blood levels of cholinesterase in farmers' pesticide users in Padang Panjang. For the future is expected to Food Security and the Executive Office of Counseling Padang Panjang so much more to provide education that is constantly on pesticides for farmers' awareness and increase awareness of the dangers of pesticides and has worked with the relevant sectors and to the District of Health conduct routine checks and supplementary feeding for farmers impaired pesticide poisoning.

Kata Kunci

Kadar Cholinesterase Pengguna Pestisida