Faktor Faktor Yang Berhubungan Dengan Gangguan Kulit Pada Anak Jalanan Di Kota Padang Tahun 2015
- Penulis
- Reni Elfionita
- Pembimbing
- Evi Hasnita; Maisyarah
- Jenis repository
- Skripsi
- Tahun
- 2017
- Fakultas
- Fakultas Ilmu Kesehatan
- Program studi
- S1 Kesehatan Masyarakat
- Metode penelitian
- —
- Jenis metode
- —
- Variabel
- —
- Sumber dana
- —
- Lokasi/wilayah penelitian
- —
- Dipublikasikan
- 15 April 2017
Abstrak
Gangguan kulit adalah suatu penyakit yang menyerang kulit permukaan tubuh dan disebabkan oleh berbagai macam penyebab. Gangguan kulit banyak ditemukan timbulnya dari kesalahan penderita sendiri, misalnya kesehatan kurang baik, tidak memperhatikan kulit dan kesehatan. Sehingga setelah mendapatkan penyakit yang tidak di inginkan baru si penderita sadar akan apa yang dia lakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan gangguan kulit pada anak jalanan di Kota Padang tahun 2015. Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional yang menggunakan pendekatan desain cross sectional study. Jumlah sampel 91 anak jalanan yang ada di Kota Padang dan teknik pengambilan sampel dengan menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan dengan observasi dan kuisioner. Dan analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji Chi Square dengan tingkat kepercayaan 95% menggunakan program komputerisasi. Hasil penelitian membuktikan bahwa anak jalanan yang memiliki gangguan kulit sebanyak 54,9%, anak jalanan, yang memiliki durasi di jalan yang cukup lama sebanyak 54,9%, yang memiliki pola hubungan dengan orang tua yang tidak baik sebanyak 57,1%, dan yang memiliki perilaku personal hygiene yang tidak baik sebanyak 48,4%. Dari hasil uji statistik didapatkan variabel yang memiliki hubungan bermakna dengan gangguan kulit pada anak jalanan di Kota Padang yang memenuhi syarat yaitu durasi di jalan (p=0,000), pola hubungan dengan orang tua (p=0,000), dan perilaku personal hygiene (p=0,000). Berdasarkan hasil penelitian diatas dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara gangguan kulit pada anak jalanan dengan durasi di jalan, pola hubungan dengan orang tua, serta perilaku personal hygiene. Saran yaitu diperlukan kerja sama antara Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, dan Dinas Kesehatan untuk memberikan informasi dan sarana pendidikan mengenai gangguan kulit. Abstract (EN): Skin disorder is a disease that affects the skin surface of the body and is caused by a variety of causes. Skin disorders are found the incidence of errors patients themselves, ex poor health, did not pay attention to your skin and health. So after getting new unwanted diseases the patient aware of what he is doing. This study aims to determine the factors associated with skin disorders in the fields of street children in the city of Padang in 2015. This type of research is observational research using crosssectional study design approach. Number of samples 91 street children in the desert city of Padang and the sampling technique using total sampling technique. Data collected by observation and questionnaires. And analysis of the data used is the analysis of univariate and bivariate with chi squaretest with a confidence level of 95% using a computerized program. The research proves that the street children who have skin disorders as much as 54.9% the street children, which has a fairly long duration of the road as much as 54.9%, which has a pattern of relationships with parents who are not good as much as 57.1%, and which has a behavior that is not good personal hygiene as much as 51.6%. From the test results obtained statistically significant variables that have a relationship with skin disorders in the fields of street children in the city of Padang are eligible ie the duration of the road (p = 0.000), the patterns of relationships with parents (p = 0.000), and the behavior of personal hygiene (p = 0.000 ). Based on the above results it can be concluded that there is a significant correlation between the skin disorders in children street with street duration, pattern of relationships with parents, as well as personal hygiene behavior. Suggestions are required cooperation between the Department of Social Welfare, Department of Education, and the Department of Health to provide information and education about skin disorders.