Evaluasi Program Pemberian Makanan Tambahan Berbasis Pangan Lokal Untuk Balita Underweight di Wilayah Kerja Puskesmas Sungai Pua Kabupaten Agam Tahun 2024
- Penulis
- Rahma Dewi
- Pembimbing
- Nina Fitri
- Jenis repository
- Skripsi
- Tahun
- 2025
- Fakultas
- Fakultas Ilmu Kesehatan
- Program studi
- S1 Kebidanan
- Metode penelitian
- —
- Jenis metode
- —
- Variabel
- —
- Sumber dana
- —
- Lokasi/wilayah penelitian
- — (Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat)
- Dipublikasikan
- 03 Februari 2026
Abstrak
Berdasarkan laporan Survey Status Gizi Balita di Indonesia pada tahun 2022 jumlah masalah gizi pada balita salah satunya yaitu Underweight dengan angka kejadian 27,7% dan pada tahun 2023 angka kejadian Underweight pada balita yaitu 25,4%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Evaluasi Program Pemberian Makanan Tambahan Berbasis Pangan Lokal Untuk Balita Underweight di Wilayah Kerja Puskesmas Sungai Pua Kabupaten Agam Tahun 2024. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Penelitian ini telah dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Sungai Pua Kabupaten Agam dengan wilayah yang diteliti yaitu Nagari Batagak dan Nagari Sungai Pua pada bulan September - Oktober 2024. Informant pada penelitian ini terdiri dari Kepala Puskesmas Sungai Pua, tenaga gizi Puskesmas Sungai Pua (TGP), 2 orang bidan desa, 4 orang kader posyandu, 2 orang tokoh masyarakat (perangkat nagari dan PKK nagari) dan 6 orang ibu balita underweight. Analisis data yang digunakan yaitu penyajian data berdasarkan triagulasi data. Hasil penelitian dari segi input masih terdapat kendala SDM, sarana dan Promosi. Dari segi proses kendala yang ditemukan dalam proses pemberian PMT lokal yaitu dari segi sarana dan prasarana serta Promosi. Pada komponen output sudah ada penurunan kasus underweight namun belum secara keseluruhan. Keismpulan penelitian ini yaitu program Pemberian Makanan Tambahan Berbasis Pangan Lokal Untuk Balita Underweight masih terkendala dari segi SDM, sarana dan Promosi. Untuk kedepannya diharapkan pihak puskesmas untuk dapat menyediakan sarana yang lengkap sehingga proses pemberian PMT berbasis pangan lokal dapat terlaksana dengan maksimal. Abstract (EN): According to the 2022 Survey on Nutritional Status of Toddlers in Indonesia, the prevalence of underweight among toddlers was 27.7%, and in 2023, this figure decreased to 25.4%. The purpose of this study is to evaluate the Program for Providing Supplementary Food Based on Local Food for Underweight Toddlers in the Work Area of Sungai Pua Community Health Center, Agam Regency, in 2024. This research employs a qualitative method. The study was conducted in the work area of Sungai Pua Community Health Center, focusing on the Batagak and Sungai Pua villages during September - October 2024. Informants in this study included the Head of Sungai Pua Community Health Center, a nutrition officer (TGP) from the health center, two village midwives, four posyandu (integrated health post) cadres, two community figures (village officials and PKK members), and six mothers of underweight toddlers. Data collection methods included in-depth interviews, observation, and document review. Data analysis was carried out through data presentation based on triangulation. The study findings reveal several issues: Input: Challenges include human resources, facilities, and marketing. Process: Obstacles in the implementation of the local supplementary food program arise from infrastructure and marketing aspects. Output: There has been a decrease in underweight cases, though not comprehensively. In the future, it is hoped that the community health center can provide complete facilities to optimize the implementation of the local food-based supplementary feeding program