Logo Repository App UFDK Repository UFDK Universitas Fort De Kock
← Kembali
Skripsi 2017

Evaluasi Pencapaian Millenium Development Goals poin Angka Kematian Ibu di Kabupaten Pasaman Barat Tahun 2015

Penulis
Rodina
Pembimbing
Sukarsi Rusti; Evi Hasnita
Jenis repository
Skripsi
Tahun
2017
Fakultas
Fakultas Ilmu Kesehatan
Program studi
S1 Kesehatan Masyarakat
Metode penelitian
—
Jenis metode
—
Variabel
—
Sumber dana
—
Lokasi/wilayah penelitian
—
Dipublikasikan
15 April 2017

Abstrak

Kesepakatan MDGs mentargetkan Angka Kematian Ibu (AKI) sebesar 102 per 100.000 kelahiran hidup. Data World Health Organization (WHO) menyatakan AKI negara maju lebih rendah dibandingkan dengan negara berkembang dengan rentang 9 per 100.000 kelahiran hidup di Eropa dan 301 per 100.000 kelahiran hidup di Afrika. Negara ASEAN, AKI terendah yaitu di Brunei Darussalam sebesar 13 per 100.000 kelahiran hidup dan Singapura 14 per 100.000 kelahiran hidup, sementara AKI Indonesia sebesar 228 per 100.000 kelahiran hidup. AKI Pasaman Barat tahun 2014 adalah 162 per 100.000 kelahiran hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pencapaian MDG’s angka kematian ibu di Pasaman Barat. Jenis penelitian ini adalah qualitatif research. Penelitian dilakukan di Kabupaten Pasaman Barat pada Oktober 2015. Populasi penelitian adalah petugas kesehatan di Pasaman Barat, pengambilan sampel adalah purposive sampling dengan jumlah informan 7 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan analisa data dilakukan dengan cara conclution. Berdasarkan penelitian diketahui bahwa AKI Pasaman Barat masih tinggi yaitu 162 per 100.000 kelahiran hidup, penyebab kematian ibu adalah perdarahan, preeklamsia, dan penyakit jantung. keadaan social ekonomi masyarakat dan akses pelayanan kesehatan yang masih sulit, pukesmas PONED belum berjalan dengan baik di Kabupaten Pasaman Barat, dan kebijakan pemerintah dalam penampatan bidan jorong belum berjalan dengan baik. Berdasarkan penelitian dapat disimpulkan bahwa AKI masih tinggi di Pasaman Barat, untuk itu disarankan perlu didata ulang pelaksanaan Puskesmas PONED termasuk penyediaan tenaga medis dan para medis yang melaksanakan penanganan kegawatdaruratan obstetric dasar sehingga PONED dapat berjalan dengan baik dan dapat menurunkan AKI di Pasaman Barat. Abstract (EN): MDGs targeting Maternal Mortality Rate (MMR) of 102 per 100,000 live births. Data from the World Health Organization (WHO) declared AKI lesser developed countries compared to developing countries with a range of 9 per 100,000 live births in Europe and 301 per 100,000 live births in Africa. ASEAN countries, namely the lowest MMR in Brunei Darussalam was 13 per 100,000 live births and Singapore 14 per 100,000 live births, while AKI Indonesia amounted to 228 per 100,000 live births. AKI West Pasaman 2014 was 162 per 100,000 live births. This study aimed to evaluate the achievement of the MDG's in maternal mortality in West Pasaman. This type of research is qualitatid research. The study was conducted in West Pasaman in October 2015. The study population were health care workers in West Pasaman, sampling is purposive sampling the number of informants 7 people. Data collected by interviews and data analysis done by conclution. Based on the research note that AKI West Pasaman still high at 162 per 100,000 live births, causes of maternal death are hemorrhage, pre-eclampsia and heart disease. Indirect causes are 4 too and 3 late is too young to give birth, too old, spacing pregnancies too close (less than 2 years) and too many children (more than 3), the state of socio-economic communities and access to health services is still difficult, pukesmas PONED not run well in West Pasaman, and government policies in penampatan midwife ellipse has not gone well. Based on this study concluded that the MMR is still high in West Pasaman, it is advisable to re-implementation of the PHC need logged PONED including the provision of medical and para-medical personnel who carry out handling obstetric emergencies basis so PONED can work well and can reduce MMR in West Pasaman.

Kata Kunci

MDG’s Akses Pelayanan Puskesmas PONED Kebijakan Pemerintah