Logo Repository App UFDK Repository UFDK Universitas Fort De Kock
← Kembali
Skripsi 2017

Evaluasi Pelaksanaan Program Penanggulangan Penyakit Tidak Menular Di Dinas Kesehatan Kabupaten Agam Tahun 2016

Penulis
Maria Ulva
Pembimbing
Rini Santy; Nurhayati
Jenis repository
Skripsi
Tahun
2017
Fakultas
Fakultas Ilmu Kesehatan
Program studi
S1 Kesehatan Masyarakat
Metode penelitian
—
Jenis metode
—
Variabel
—
Sumber dana
—
Lokasi/wilayah penelitian
—
Dipublikasikan
10 April 2017

Abstrak

Dampak dari Penyaki Tidak Menular dan resikonya selalu berpengaruh pada ketahanan hidup manusia dan penurunan produktifitas tenaga kerja juga menambah beban pelayanan kesehatan.Pengendalian Penyakit Tidak Menular bertujuan untuk menurunkan angka kesakitan dan kematian yang disebabkan oleh Penyakit Tidak Menular.Dengan pendekatan pencegahan faktor resiko Penyakit Tidak Menular dan pengendalian faktor resiko dapat menurunkan insiden, prevalensi, komplikasi, kecacatan dan kematian.Pelaksanaan Penyakit Tidak Menular di Puskesmas sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan bagi Dinas Kesehatan yang berperan dalam pengendalian faktor resiko terintegrasi Penyakit Tidak Menular. Tujuan dari penelitian ini mengetahui evaluasi Pelaksanaan Program Penyakit Tidak Menular di Kabuapten Agam tahun 2015. Desain penelitian ini secara kualitatif dengan cara melihat study kasus yang meliputi dari data input, proses, output. Penelitian ini dilakukan di Dinas Kesehatan Kabuapaten Agampada bulan Agustus 2016. Cara pengumpulan data diperoleh dengan wawancara mendalam pada 6 orang informan,. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanana Penyakit Tidak Menular di Kabupaten Agam belum sesuai dengan harapan ataupun ketentuan yang diberikan oleh pemerintah pusat.Dilihat dari segi Input (Dana, Tenaga, Sarana dan prasarana) yang ada di Dinas Kesehatan Kabuapaten Agam belum tersedia secara maksimal. Berdasarkan hasil penelitian disarankan Dinas Kesehatan Kabuapten Agam merencanakan atau membuat sebuah anggaran dan kebijakan yang secara khusus menangani masalah PTM ini, sehingga pelaksanaan program ini dapat berjalan secara maksimal guna terciptanya masyarakat indonesia yang sehat dan berkualitas. Abstract (EN): The impact of non-communicable illnesses disease not contagious and risks always affect human survival and a decrease in labor productivity also adds to the burden of health care. Disease not contagious control aims to reduce morbidity and mortality caused by disease not contagious. With the approach of the prevention and control of risk factors for non-communicable disease risk factors can reduce the incidence, prevalence, complications, disability and death. Implementation of disease not contagious in health centers as the spearhead of health services for the Department of Health that play a role in the control of risk factors integrated disease not contagious. The purpose of this study to know the evaluation of program implementation disease not contagious in District Agam 2015. The study design was qualitatively by looking at case studieswhich include data input, process, output. This research was conducted in health centers and the Department of Health District Agam in August 2016. Data collection was obtained with in-depth interview on the informant 6. Results showed that implementationdisease not contagiousin Agam has not been in line with expectations or conditions provided by the central government. In terms of input (Dana, Power, Facility) in District Agam has not been provided to the maximum, the program budget is still minimal, but there is no policy that is the area that supports implementation. Based on the research results suggested the Health ServiceDistrict Agam planning or making a budget and policies that specifically address the issue this PTM, so that the implementation of this program can be run optimally to create an Indonesian society that is healthy and quality.

Kata Kunci

Evaluasi Program Penanggulangan Penyakit Tidak Menular