Asuhan Keperawatan Keluarga Tahap VI Berbasis Komplementer Pada Keluarga Ny.D Di Jorong Kubang Duo Koto Panjang Nagari Bukik Batabuah Tahun 2025
- Penulis
- Syapitri Feronika
- Pembimbing
- Cory Febrina
- Jenis repository
- KIAN
- Tahun
- 2025
- Fakultas
- Fakultas Ilmu Kesehatan
- Program studi
- Profesi Ners
- Metode penelitian
- —
- Jenis metode
- —
- Variabel
- —
- Sumber dana
- —
- Lokasi/wilayah penelitian
- — (Kota Bukittinggi, Sumatera Barat)
- Dipublikasikan
- 04 Februari 2026
Abstrak
Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang menjadi masalah serius karena prevenlensi penyakit ini terus meningkat. Prevalensi hipertensi terjadi di seluruh negara di dunia. Prevalensi hipertensi di Sumatera Barat sebanyak 25,1%, dimana kota Bukittinggi 30,05%. Penderita hipertensi terus mengalami peningkatan setiap tahunnya, dimana hal yang menjadi penyebabnya adalah faktor perilaku kesehatan keluarga dalam merawat pasien hipertensi yang kurang baik. Hasil pengkajian ditemukan klien tidak pernah mengontrol apa saja yang dikonsumsi. Masalah yang ditemukan adalah pemeliharaan kesehatan tidak efektif. Tujuan diberikannya asuhan keperawatan keluarga berbasis komplementer adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian relaksasi otot progresif terhadap penurunan tekanan darah pada keluarga Ny.D khususnya Ny.D. Relaksasi otot progresif dapat menjadi metode efektif dalam menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Keunggulan terapi ini adalah tidak menimbulkan efek samping, murah, mudah karena tidak memerlukan banyak biaya dan properti, aman, cepat dan sederhana dan bisa dilakukan dimana saja. Implementasi dilakukan selama selama 3 hari berturut-turut dan didapatkan rata-rata nilai tekanan darah sebelum dilakukan implementasi 170/100 mmHg dan setelah implementasi 155/95 mmHg. Hal ini menunjukkan adanya pengaruh dari terapi relaksasi otot progrsif selama 3 hari terhadap ketidakstabilan tekanan darah pada Ny.D. Saran kepada pemberian asuhan keperawatan selanjutnya agar dapat mencari referensi yang lebih baik untuk asuhan keperawatan dengan diagnosa pemeliharaan ksesehatn tidak efektif pada pasien hipertensi. Abstract (EN): Hypertension is a non-communicable disease that is a serious problem because its prevalence continues to increase. The prevalence of hypertension occurs in all countries worldwide. The prevalence of hypertension in West Sumatra is 25.1%, while in Bukittinggi it is 30.05%. The number of hypertension sufferers continues to increase every year, where the cause is poor family health behavior in caring for hypertensive patients. The results of the assessment found that the client never controlled what he consumed. The problem identified was ineffective health maintenance. The purpose of providing complementary family-based nursing care is to determine the effect of progressive muscle relaxation on reducing blood pressure in Mrs. D's family, especially Mrs. D. Progressive muscle relaxation can be an effective method in lowering blood pressure in hypertension patients. The advantages of this therapy are that it does not cause side effects, is inexpensive, easy because it does not require a lot of money and property, is safe, fast and simple, and can be done anywhere.. Implementation was carried out for 3 consecutive days and the average blood pressure value before implementation was 170/100 mmHg and after implementation was 155/95 mmHg. This shows the effect of progressive muscle relaxation therapy for 3 days on blood pressure instability in Mrs. D. Suggestions for the provision of further nursing care are to find better references for nursing care with a diagnosis of ineffective health maintenance in hypertensive patients.