Logo Repository App UFDK Repository UFDK Universitas Fort De Kock
← Kembali
Asuhan Keperawatan Keluarga Ny.T Dengan Stroke Berbasis Komplementer Tahap Perke...
Buka Dokumen (Google Drive)
KIAN 2025

Asuhan Keperawatan Keluarga Ny.T Dengan Stroke Berbasis Komplementer Tahap Perkembangan VI Di Wilayah Kerja Puskesmas Aua Birugo Tigo Baleh Kota Bukittinggi Tahun 2025.

Penulis
Nusabretda Hayran
Pembimbing
Yelmi Reni Putri
Jenis repository
KIAN
Tahun
2025
Fakultas
Fakultas Ilmu Kesehatan
Program studi
Profesi Ners
Metode penelitian
—
Jenis metode
—
Variabel
—
Sumber dana
—
Lokasi/wilayah penelitian
— (Kota Bukittinggi, Sumatera Barat)
Dipublikasikan
04 Februari 2026

Abstrak

Latar Belakang : Keluarga merupakan sekumpulan orang yang memiliki hubungan perkawinan, kelahiran, dan adopsi yang bertujuan untuk menciptakan, memelihara budaya dan meningkatkan perkembangan fisik, psikologis, emosional dan sosialnya dalam setiap angota keluarga.Stroke merupakan masalah kesehatan yang utama dan banyak ditemukan di masyarakat, terjadinya stroke dikarenakan tersumbatnya aliran darah ke otak sehingga terjadi gangguan neurologis yang dapat menyebabkan kematian, kelumpuhan anggota gerak, kecacatan, gangguan bicara, gangguan proses fikir atau daya ingat. Hasil dari Riskesdas (2020) prevalensi stroke di Indonesia berdasarkan diagnosis dokter sebesar (10,9%) atau 2.120.362 orang. Sedangkan penderita Stroke di Provinsi Sumatera Barat tahun 2020 sebanyak 8.557 kasus, Berdasarkan Laporan Puskesmas Aua Birugo Tigo Baleh Tahun 2025 sebanyak 71 penderita stroke dari bulan Januari 2025 sampai dengan Juni 2025. Setelah dilakukan wawancara dari beberapa penderita sebanyak 10 orang mengalami penyakit stroke. Dari 10 orang tersebut 5 diantaranya rutin mengontrol kehatan ke Puskesmas, dan 3 diantaranya mengalami lumpuh total dan 2 diantaranya tidak mau mengontrol kesehatan yang berkaitan dengan penyakit. Upaya untuk menangani kesehatan keluarga dengan mudah yaitu dengan pemberian komplementer terapi genggam bola yang bertujuan untuk meningkatkan kekuatan otot melalui latihan sederhana namun terstruktur. Tujuan : Mampu memberikan Asuhan Keperawatan Keluarga Ny.T Dengan Stroke Berbasis Komplementer Tahap Perkembangan VI Di Wilayah Kerja Puskesmas Aua Birugo Tigo Baleh Kota Bukittinggi Tahun 2025. Metode : Pengumpulan data menggunakan studi kasus dilakukan pada keluarga dengan masalah utama Penurunan Kekukatan Otot. Hasil : Asuhan keperawatan komplementer dengan stroke didapatkan diagnosa yaitu manajemen kesehatan keluarga tidak efektif, gangguan mobilitas fisik dan gangguan rasa nyaman. Kesimpulan : masalah keperawatan keluarga pada Ny.T dengan stroke non hemoragik dapat tercapai sehingga dapat teratasi dengan baik. Saran : diharapkan karya tulis ini dapat digunakan sebagai bahan acuan komplementer terhadap kehidupan sehari-hari untuk meningkatkan kesehatan bagi keluarga. Abstract (EN): Background : Stroke is a major health problem and is often found in society, the occurrence of stroke is due to blockage of blood flow to the brain resulting in neurological disorders that can cause death, paralysis of limbs, disability, speech disorders, impaired thought processes or memory. The results of the Basic Health Research (Riskesdas) (2020) the prevalence of stroke in Indonesia based on doctor's diagnosis is (10.9%) or 2,120,362 people. Meanwhile, stroke sufferers in West Sumatra Province in 2020 were 8,557 cases, Based on the 2025 Aua Birugo Tigo Baleh Community Health Center Report, there were 71 stroke sufferers from January 2025 to June 2025. After interviews with several sufferers, 10 people experienced stroke. Of these 10 people, 5 of them regularly check their health at the Community Health Center, and 3 of them are completely paralyzed and 2 of them do not want to control their health related to the disease. Efforts to manage family health easily include providing complementary ball grip therapy which aims to increase muscle strength through simple but structured exercises.Objective : Able to provide Family Nursing Care for Mrs. T with Stroke Based on Complementary Development Stage VI in the Working Area of the Aua Birugo Tigo Baleh Health Center, Bukittinggi City in 2025.Method:Data collection using case studies was conducted on families with the main problem of decreased muscle strength.Results : Complementary nursing care for stroke resulted in a diagnosis of ineffective family health management, impaired physical mobility, and impaired sense of comfort.Conclusion : Family nursing problems in Mrs. T with non-hemorrhagic stroke can be achieved so that they can be resolved properly.Suggestion : It is hoped that this written work can be used as complementary reference material for daily life to improve health for families.

Kata Kunci

Stroke Penurunan Kekuatan Otot Asuhan Keperawatan Keluarga Terapi Komplementer