Asuhan Keperawatan Keluarga Ny. M Berbasis Komplementer Tahap VIII Di Jorong 100 Janjang Kecamatan Canduang Koto Laweh Kabupaten Agam Tahun 2025.
- Penulis
- M.Azizul Alfarizy
- Pembimbing
- Fitrianola Rezkiki
- Jenis repository
- KIAN
- Tahun
- 2025
- Fakultas
- Fakultas Ilmu Kesehatan
- Program studi
- Profesi Ners
- Metode penelitian
- —
- Jenis metode
- —
- Variabel
- —
- Sumber dana
- —
- Lokasi/wilayah penelitian
- — (Kabupaten Agam, Sumatera Barat)
- Dipublikasikan
- 04 Februari 2026
Abstrak
Keluarga merupakan suatu unit terkecil dari masyarakat yang terdiri atas kepala keluarga dan beberapa orang yang berkumpul dan tinggal di suatu tempat di bawah satu atap dalam keadaan saling bergantungan. Osteoartritis atau rematik adalah penyakit sendi yang mengakibatkan terjadinya kerusakan tulang rawan sendi yang berkembang lambat berhubungan dengan usia lanjut, terutama pada sendi-sendi tangan dan besar yang menanggung beban. Hasil darı Riskesdas (2018) Indonesia mengalami peningkatan kejadian Osteoarthristis, pada tahun 2011 prevalensinya mencapai 29,35%, sampai 2013 sebesar 45,59% Di Sumatera Barat juga mengalami peningkatan. Berdasarkan Laporan sepuluh penyakit terbanyak di Jorong Saratuih Janjang, Kec. Candung, Kabupaten Agam. Sumatera Barat pada tahun 2023 yaitu 38 kasus (25,3%), adanya peningkatan pada tahun 2024 dengan jumlah 51 kasus (34%). Upaya untuk menangani kesehatan keluarga dengan mudah yaitu dengan pemberian komplementer terapi Jahe dipercaya dapat mengatası keluhan penyakit persendian karena berfungsi sebagai anti inflaması, menurunkan nyeri dan kekakuan.. Tujuan: Mampu memberikan Asuhan Keperawatan Keluarga Ny.M Dengan Osteoatritis Berbasis Komplementer Tahap Perkembangan VIII Di Jorong 100 Janjang. Metode: Pengumpulan data menggunakan studi kasus dilakukan pada keluarga dengan masalah utama Osteoartritis. Hasil: Asuhan keperawatan komplementer dengan Osteoartritis didapatkan diagnosa yaitu Manajemen kesehatan keluarga tidak efektif dan Kesiapan peningkatan koping keluarga Kesimpulan: masalah keperawatan keluarga Ny.M dengan osteoartritis dapat tercapai sehingga dapat teratasi dengan baik. Saran: diharapkan karya tulis ini dapat digunakan sebagai bahan acuan komplementer terhadap kehidupan sehari-hari untuk meningkatkan kesehatan bagi keluarga Abstract (EN): The family is the smallest unit of society consisting of the head of the family and several other people who live together under one roof in a state of interdependence. Osteoarthritis, or rheumatism, is a joint disease that causes slow-developing cartilage damage associated with aging, especially in the hands and large, weight-bearing joints. The results of Riskesdas (2018) Indonesia experienced an increase in the incidence of Osteoarthritis, in 2011 the prevalence reached 29.35%, until 2013 it was 45.59% In West Sumatra also experienced an increase. Based on the report of the ten most common diseases in Jorong Saratuih Janjang, Candung District, Agam Regency. West Sumatra in 2023 was 38 cases (25.3%), there was an increase in 2024 with a total of 51 cases (34%). Efforts to handle family health easily by providing complementary Ginger therapy are believed to be able to overcome complaints of joint disease because it functions as an anti-inflammatory, reducing pain and stiffness. Objective: Able to provide Family Nursing Care for Mrs. M With Osteoarthritis Based on Complementary Development Stage VIII in Jorong 100 Janjang. Method: Data collection using case studies was carried out on families with the main problem of Osteoarthritis. Results: Complementary nursing care for osteoarthritis resulted in a diagnosis of ineffective family health management and increased family coping readiness. Conclusion: The nursing problems of Mrs. M's family with osteoarthritis were successfully addressed. Recommendation: This paper is expected to serve as a complementary reference for daily life to improve family health.