Asuhan Keperawatan Keluarga Dengan Pendekatan Keperawatan Komplementer Pada Keluarga Tn.M Tahap Perkembangan VI Di Wilayah Kerja Puskesmas Lasi Kabupaten Agam Tahun 2025
- Penulis
- Zuridatul Hasanah
- Pembimbing
- Rahmat Syukri
- Jenis repository
- KIAN
- Tahun
- 2025
- Fakultas
- Fakultas Ilmu Kesehatan
- Program studi
- Profesi Ners
- Metode penelitian
- —
- Jenis metode
- —
- Variabel
- —
- Sumber dana
- —
- Lokasi/wilayah penelitian
- — (Kabupaten Agam, Sumatera Barat)
- Dipublikasikan
- 04 Februari 2026
Abstrak
Keluarga adalah unit terkecil dari masyarakat, terdiri dari kepala keluarga dan beberapa orang lain yang tinggal bersama di bawah atap dan bergantung satu sama lain. Berdasarkan data dinas kesehatan kota Bukittinggi pada tahun 2020, jumlah penderita asam urat di Kota Bukittinggi sebanyak 6.702 orang dengan persentase 5,1% dari jumlah penduduk Bukittinggi 130.773 jiwa, hal ini disebabkan karena gaya hidup masyarakat Bukittinggi (Dinkes, 2020). Terapi Komplementer dikenal dengan terapi tradisional yang digabungkan dalam terapi modern. Pemberian terapi komplementer pada keluarga Tn.M pemberian terapi kompres hangat jahe sebanyak 1 kali sehari dilakukan selama 3 hari pada sore hari. Hasil dari masalah keperawatan Manajemen kesehatan keluarga tidak efektif setelah diberikan implementasi didapatkan adanya penurunan nyeri asam urat sesudah dilakukan intervensi, implementasi dari pemeliharan kesehatan tidak efektif keluarga didapatkan Keluarga memahami tentang penyakit asam urat dan cara penatalaksanaanya, dan implementasi dari perilaku cendrung beresiko didapatkan Tn.M sudah menunjukan peningkatan dalam menjaga kesehatannya. Abstract (EN): The family is the smallest unit of society, consisting of the head of the family and several other people who live together under one roof and depend on each other. Based onBukittinggi city health office data in 2020, the number of gout sufferers in Bukittinggi City was 6,702 people with a percentage of 5.1% of the total population of Bukittinggi 130,773 people, this is due to the lifestyle of the Bukittinggi community (Dinkes, 2020). Complementary Therapy is known as traditional therapy combined with modern therapy. Providing complementary therapy to Mr. M's family was given warm ginger compress therapy once a day for 3 days in the afternoon. The results of nursing problems Family health management was ineffective after implementation was obtained a decrease in gout pain after the intervention, implementation of ineffective family health maintenance was obtained The family understands about gout and how to manage it, and implementation of risky behavior was obtained Mr. M has shown an improvement in maintaining his health.