Logo Repository App UFDK Repository UFDK Universitas Fort De Kock
← Kembali
Asuhan Keperawatan Keluarga Dengan Berbasis Keperawatan Komplementer Pada Keluar...
Buka Dokumen (Google Drive)
KIAN 2025

Asuhan Keperawatan Keluarga Dengan Berbasis Keperawatan Komplementer Pada Keluarga Ny. F Tahap Perkembangan II Di Wilayah Kerja Puskesmas Lasi Tahun 2025.

Penulis
Fika Masyita Zahra
Pembimbing
Wenny Lazdia
Jenis repository
KIAN
Tahun
2025
Fakultas
Fakultas Ilmu Kesehatan
Program studi
Profesi Ners
Metode penelitian
—
Jenis metode
—
Variabel
—
Sumber dana
—
Lokasi/wilayah penelitian
— (Kabupaten Agam, Sumatera Barat)
Dipublikasikan
04 Februari 2026

Abstrak

Keluarga adalah unit terkecil dari masyarakat yang terdiri dari kepala keluarga dan beberapa orang yang berkumpul dan tinggal di suatu tempat dibawah satu atap dalam keadaan saling ketergantungan. Kehamilan merupakan proses fisiologis yang memberikan perubahan pada ibu maupun lingkungannya. Angka kejadian hiperemisis gravidarum di Suamtera Barat tidak diketahui dengan pasti, namun bersadarkan penelitian terdahulu dilakukan di RSUP Dr. M.Djamil Padang didapatkan data bahwa kejadian hiperemisis gravidarum tahun 2021 sebanyak 36 kasus (Fadhilah et, al, 2021). Data dari puskesmas lasi dan prevalensi di jorong pasanehan tentang Hiperemesis Gravidarum terdapat data ibu hamil sebanyak 129 orang 128 orang diantaranya mengalami Emesis Gravidarum dan 1 diantaranya mengalami Hiperemesis Gravidarum. Tujuan : Mampu memberikan Asuhan Keperawatan Keluarga Berbasis Komplementer Pada Keluarga Tn. F Dengan Tahap Perkembangan Keluarga Ke – II di Jorong Pasanehan Nagari Lasi Kabupaten Agam Tahun 2025. Metode : Pengumpulan data menggunakan studi kasus dilakukan pada keluarga teruatama pada klien dengan masalah utama mual dan muntah berat. Hasil : Asuhan keperawatan komplementer dengan Hiperemisis Gravidarum didapatkan diagnosa yaitu Resiko Ketidakseimbangan Nutrisi, Anxietas, Kesiapan peningkatan pengetahuan, Kesiapan peningkatan koping keluarga, Perilaku cenderung beresiko, dan Pencapaian peran menjadi orang tua. Dengan prioritas diagnosa yaitu Resiko Ketidakseimbangan nutrisi dimana masalah yang muncul pada keluarga Ny. F sudah sesuai dengan kriteria hasil yang diharapkan dengan jangka waktu yang ditentukan. Kesimpulan : Masalah keperawatan komplementer pada keluarga Ny. F dengan mual dan muntah berat dapat tercapai dan teratasi dengan baik. Abstract (EN): The family is the smallest unit of society consisting of the head of the family and several people who gather and live in a place under one roof in a state of interdependence. Pregnancy is a physiological process that brings changes to the mother and her environment. The incidence of hyperemesis gravidarum in West Sumatra is not known with certainty, but based on previous research conducted at Dr. M. Djamil Padang General Hospital, data was obtained that the incidence of hyperemesis gravidarum in 2021 was 36 cases (Fadhilah et, al, 2021). Data from the Lasi and prevalence health center in Jorong Pasanehan regarding Hyperemesis Gravidarum contained data on 129 pregnant women, 128 of whom experienced Emesis Gravidarum and 1 of whom experienced Hyperemesis Gravidarum. Objective: To be able to provide complementary family-based nursing care to Mr. F's family with family development stage II in Jorong Pasanehan, Nagari Lasi, Agam Regency in 2025. Results: Complementary nursing care with Hyperemesis Gravidarum obtained a diagnosis of Risk of Nutritional Imbalance, Anxiety, Readiness to increase knowledge, Readiness to increase family coping, Behavior that tends to be risky, and Achievement of the role of being a parent. With the priority diagnosis of Risk of Nutritional Imbalance where the problems that arise in Mrs. F's family are in accordance with the expected outcome criteria within the specified time period. Conclusion: Complementary nursing problems in Mrs. F's family with severe nausea and vomiting can be achieved and resolved well.

Kata Kunci

Mual dan muntah aromaterapi peppermint terapi mindfullnes dan terapi akupresure titik P6