Logo Repository App UFDK Repository UFDK Universitas Fort De Kock
← Kembali
Cover AnalisisRendahnyaPenggunaanAlatKontrasepsiDalam Rahim (AKDR) IbuAkseptor KB di Nagari Koto KaciakKecamatanBonjolKabupatenPasamanTahun 2016
Buka Dokumen (Google Drive)
Laporan tugas akhir 2017

AnalisisRendahnyaPenggunaanAlatKontrasepsiDalam Rahim (AKDR) IbuAkseptor KB di Nagari Koto KaciakKecamatanBonjolKabupatenPasamanTahun 2016

Penulis
Yennita
Pembimbing
Zuraida; Welly Femelia
Jenis repository
Laporan tugas akhir
Tahun
2017
Fakultas
Fakultas Ilmu Kesehatan
Program studi
D4 Kebidanan
Metode penelitian
—
Jenis metode
—
Variabel
—
Sumber dana
—
Lokasi/wilayah penelitian
—
Dipublikasikan
06 April 2017

Abstrak

Tingkat pencapaian pelayanan keluarga berencana dapat dilihat dari cakupan peserta KB yang sedang menggunakan alat kontrasepsi (KB aktif), cakupan peserta KB yang baru menggunakan alat kontrasepsi, tempat pelayanan KB dan jenis kontrasepsi yang digunakan akseptor. Pada tahun 2014 sebesar 74.3% peserta KB aktif menggunakan alat kontrasepsi jangka pendek, sebaliknya metode kontrasepsi jangka panjang hanya digunakan oleh 25.7% peserta KB aktif. Salah satu metode MKJP yang di anjurkan pemerintah adalah AKDR mempunyai persentase sebesar 11.07%.Tujuan penelitian adalah mengekplorasi analisis rendahnya penggunaan AKDR pada akseptor KB di Nagari Koto Kaciak Kecamatan Bonjol Kabupaten Pasaman Tahun 2015 Jenis penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan Fenomenologi. Populasi dalam penelitian ini adalah sebanyak 206 orang dan yang dijadikan sampel sebanyak 13 orang dengan metode purposive sampling. Teknik pengumpulan data dengan cara wawancara mendalam. Hasil penelitian ini menggambarkan bahwa pengetahuan responden tentang AKDR di nagari Koto Kaciak masih rendah, persepsi yang salah tentang AKDR dan kurangnya dukungan suami akseptor KB di Nagari Koto Kaciak sehingga menyebabkan rasa takut bagi ibu akseptor KB untuk menggunakan kontrasepsi AKDR. Kesimpulan dari penelitian ini adalah gambaran pengetahuan responden tentang AKDR Di nagari Koto Kaciak masihr endah, persepsi yang salah tentang AKDR. Selain itu kurangnya dukungan suami dalam penggunaan alat kontrasepsi tersebut, disini sangat diperlukan peran petugas kesehatan dalam melakukan penyuluhan secarate ratur setiap bulannya tentang manfaat dan kegunaan alat kontrasepsi dalam rahim (AKDR). Abstract (EN): The level of achievement of family planning services can be seen from the coverage of family planning participants who were using contraception (KB active), new coverage planning participants using contraception, family planning services and a type of contraception used by acceptors. In 2014 amounted to 74.3% FP active use contraceptives short term, otherwise the only long-term contraception method used by 25.7% of participants active family planning. One method is the recommended government LTM is the IUD has a percentage of 11:07%. The purpose of research is exploring the analysis of the low IUD acceptors of family planning inNagari Koto KaciakKabupatenPasaman of the Year 2015 This study uses a qualitative research approach Grounded Theory Model. The population in this research were 206 people and sampled as many as 13 people with purposive sampling. Data collection techniques by way of in-depth interview. The results of this study illustrate that the respondents' knowledge of IUDs in Koto village Kaciak still low, the wrong perception about the IUD and the lack of support the husband in Nagari Koto Kaciak The conclusion of this study is knowledge about IUDs in Koto village Kaciak still low, the wrong perception about the IUD. In addition husband's lack of support in the use of contraceptives, here indispensable role of health workers in conducting an optimal extension of the benefits and usefulness of an intrauterine device (IUD).

Kata Kunci

Penggunaan AKDR pengetahuan persepsi dukungansuami