AnalisisPemenuhan Kebutuhan Gender dalam Gerakan Sayang Ibu di Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung Pati Kabupaten Lima Puluh Kota Tahun 2016
- Penulis
- Cecen Suci Hakameri
- Pembimbing
- Evi Hasnita; Febriniwati Rifdi
- Jenis repository
- Laporan tugas akhir
- Tahun
- 2017
- Fakultas
- Fakultas Ilmu Kesehatan
- Program studi
- D4 Kebidanan
- Metode penelitian
- —
- Jenis metode
- —
- Variabel
- —
- Sumber dana
- —
- Lokasi/wilayah penelitian
- —
- Dipublikasikan
- 05 April 2017
Abstrak
Menurut data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Lima Puluh Kota, Angka kematian ibu tahun 2014 berjumlah 8 kasus, angka ini meningkat bila dibandingkan dengan angka kematian ibu tahun sebelumnya yang berjumlah 3 kasus. Gerakan Sayang Ibu adalah gerakan bersama antara pemerintah dan masyarakat untuk meningkatkan kualitas hidup perempuan utamanya dalam percepatan penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) serta penyadaran kaum pria agar memberikan hak reproduksi kepada perempuan. Tidak tepenuhinya hak kesehatan reproduksi pada perempuan disebabkan rendahnya status perempuan dalam masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana analisis pemenuhan gender dalam gerakan sayang ibu di wiayah kerja Puskesmas Tanjung Pati Kabupaten Lima Puluh Kota tahun 2016 Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan rancangan studi kasus melalui pendekatan analisis deskriptif untuk mengevaluasi pemenuhan kebutuhan gender dalam gerakan sayang ibu di wilayah kerja Puskesmas Tanjung Pati Kabupaten Lima Puluh Kota tahun 2015, sejak tanggal 10 Januari – 10 Maret 2016. Pada penelitian ini dilakukan analisis terhadap input, proses dan output. Berdasarkan hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa dari 5 orang informan, 2 di antaranya mengalami faktor resiko seperti hipertensi. Kemudian dari 5 orang responden 2 diantaranya juga memiliki jarak kelahiran yang jauh dan umur lebih dari 35 tahun. Kemudian dalam pengambilan keputusan dalam keluarga, 3 dari 5 orang informan keputusan keluarga di ambil alih oleh suami. Dapat disimpulkan bahwa masih terdapat ibu hamil dengan faktor resiko seperti hipertensi dan usia lebih dari 35 tahun serta jarak kehamilan yang relatif jauh, kemudian sebagian besar informan masih bergantung pada suami dalam mengambil keputusan kesehatan reproduksi, seperti kapan hamil, jarak kehamilan, dan tempat persalinan. Abstract (EN): Based on the data found from Health Office Lima Puluh Kota Regency. The maternality in 2014 showed 8 cases, indicated that govermant and sociesty still have less care about these cases. That is why, goverment and societies should have good program to solve there cases. One of the program is The Movement of Love of Mother, which hopes to incnease the mother’s life quality. The purpose of this research is to analyze the fullfilment of gender’s need on the Movement of Love of Mother in Puskesmas Tanjung Pati Lima Puluh Kota Regency in 2016 This research is qualitative research by using case study design through descriptive analysis approach. This research is held on January 10 till March 10 2016. The participants of this research are pregnant woman in Puskesmas Tanjung Pati Lima Puluh Kota regency. To get the sample, the researcher uses purposive sampling technigue, there are five pregnent woman.In this research, analysis of the input, process and output. Based on the results of theresearh, the researcher finds two of five participants got hypertension risk and also have far space birth with age over 35 years. Then, in taking decision in family, three of five participants still handle by the husband, they don’t have free to choose what the best for them in reproductive health. It can be concluded that there are some pregnant women whichher pregnant risk such as hypertension, for space pregnancies and also age over 35 years. Then, most of them are still depended on their husbands in making decisions about reproduction health, such as when should have pregnant, control pregnancy spacing and the place to give a birth.