Logo Repository App UFDK Repository UFDK Universitas Fort De Kock
← Kembali
Skripsi 2017

Analisis Pengelolaan Limbah Cair Industri Rumah Tangga di Wilayah Kerja Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Kota Solok Tahun 2015

Penulis
Voni Gita Wanodia
Pembimbing
Evi Hasnita; Rudjito
Jenis repository
Skripsi
Tahun
2017
Fakultas
Fakultas Ilmu Kesehatan
Program studi
S1 Kesehatan Masyarakat
Metode penelitian
—
Jenis metode
—
Variabel
—
Sumber dana
—
Lokasi/wilayah penelitian
—
Dipublikasikan
11 April 2017

Abstrak

Mengenai limbah B3 diatur dalam PP RI No. 101 tahun 2014. Salah satu limbah B3 berasal dari limbah cair industri. Jika limbah industri tidak dilakukan pengolahan dengan baik maka akan dapat berdampak buruk terhadap lingkungan. Cakupan kepemilikan IPAL di industri rumah tangga baru 25% sedangkan target pencapaian tahun 2015 adalah 100%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan limbah cair industri rumah tangga di wilayah kerja Kantor Lingkungan Hidup (KLH) kota Solok. Desain penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Penelitian dilakukan bulan September 2015 di wilayah kerja KLH kota Solok. Informan dipilih secara purposive sampling yang terdiri dari Kepala KLH, Kasi pengawasan dan pengendalian lingkungan, kasi AMDAL KLH, Sanitarian Puskesmas Nan Balimo, Pengelola industri tahu, Tokoh masyarakat dan masyarakat.Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan diskusi kelompok terarah (DKT). Untuk menganalisis data dilakukan dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian diketahui bahwa IPAL yang digunakan oleh industri tidak berfungsi dengan baik Sehingga banyak IPAL yang masih tersumbat. Akhirnya limbah yang tanpa pengolahan langsung di buang ke lingkungan (sungai). Disimpulkan bahwa pengelola industri tidak peduli ketika IPAL tersumbat. Hal tersebut juga dipengaruhi karena lemahnya peraturan tentang pengolahan limbah industri. Diharapkan kepada petugas yang bertanggung jawab untuk lebih menetapkan peraturan dengan tegas. Abstract (EN): Regarding B3 waste stipulated in Government Regulation No. 101 in 2014. One of the B3 waste originating from industrial wastewater. If the industrial waste processing is not done properly then it will be an adverse impact on the environment. Coverage ownership of industrial wastewater in only 25% of households, while the target achievement in 2015 was 100%. This study aims to analyze the management of domestic wastewater in the working area Environment OfficeSolok town. The design of this study is a qualitative approach. The study was conducted in September 2015 in the region of the town of Solok Environment Office. Informants selected by purposive sampling consisting of the Head of the Ministry of Environment, Head of supervision and control of the environment, analisys about the effect of environment, Sanitarian Public Health Center Nan Balimo, business tofu industry, community leaders and the public. Data collected through in-depth interviews and focus group discussions (FGD). To analyze the data carried by the data collection, data reduction, data presentation and draw conclusions. The survey results revealed that the wasre water treatment plant (WWTP) is used by the industry are not functioning properly So many WWTP are still clogged. Finally waste without processing directly in the exhaust into the environment (rivers). It was concluded that industrial managers do not care when the WWTP is clogged. It is also affected because of weak regulations on industrial waste processing. Expected to officers who are responsible for more firmly establish rules.

Kata Kunci

Pengelolaan limbah cair industri