Logo Repository App UFDK Repository UFDK Universitas Fort De Kock
← Kembali
Analisis Kualitatif Senyawa Metabolit Sekunder Ekstrak Dan Fraksi Daun Gambir (U...
Buka Dokumen (Google Drive)
Skripsi 2025

Analisis Kualitatif Senyawa Metabolit Sekunder Ekstrak Dan Fraksi Daun Gambir (Uncaria gambir (W.Hunter) Roxb.) Dan Uji Aktivitas Antiinflamasi Metode Denaturasi Protein

Penulis
Sepia Aroza
Pembimbing
Harry Ade Saputra
Jenis repository
Skripsi
Tahun
2025
Fakultas
Fakultas Ilmu Kesehatan
Program studi
S1 Farmasi
Metode penelitian
—
Jenis metode
—
Variabel
—
Sumber dana
—
Lokasi/wilayah penelitian
— (Kota Padang, Sumatera Barat)
Dipublikasikan
05 Februari 2026

Abstrak

Infalamasi merupakan respons biologis terhadap cedera atau infeksi yang jika tidak ditangani dapat berkembang menjaadi penyakit kronis seperti rheumatoid arhritis. Penggunaan obat antiinflamasi sintetis seperti natrium diklofenak dapat menimbulkan efek samping jangka panjang, sehingga diperlukan alternatif dari bahan alam. Tanaman gambir (Uncaria gambir (W.Hunter) Roxb.) diketahui kaya akan senyawa metabolt sekunder, seperti katekin dan flavonoid, yang memiliki potensi aktivitas antiinflamasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi senyawa metabolit sekunder dalam ekstrak dan fraksi daun gambir menggunakan LC-HRMS serta menguji aktivitas antiinflamasi secara in vitro melalui metode denaturasi protein. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan etanol, kemudian dilakukan fraksinasi menggunakan n-heksan, etil asetat, dan air. Hasil analisis menunjukkan keberadaan senyawa aktif seperti flavonoid dengan senyawa dominan cianidanol, saponin dengan senyawa dominan gitogenin, tanin dengan senyawa dominan gambiriin C , dan alkaloid dengan senyawa dominan colchicine pada ekstrak dan fraksinya. Uji aktivitas antiinflamasi menunjukkan bahwa fraksi air 458,76μg dan fraksi n-heksan 495,18 μg/ml memiliki nilai IC50 yang lebih rendah dibandingkan kontrol positif natrium diklofenak 526,78 μg/ml, menandakan potensi sebagai agen antiinflamasi alami. Penelitian ini mendukung pemanfaatan daun gambir sebagai kandidat bahan baku obat herbal antiinflamasi. Abstract (EN): Inflammation is a biological response to injury or infection that, if left untreated, can develop into chronic diseases such as rheumatoid arthritis. The use of synthetic anti-inflammatory drugs like sodium diclofenac may cause long-term side effects, highlighting the need for natural alternatives. Gambir (Uncaria gambir (W. Hunter) Roxb.) is known to be rich in secondary metabolites such as catechins and flavonoids, which have potential anti-inflammatory activity. This study aimed to identify secondary metabolites in extracts and fractions of gambir leaves using LC-HRMS and to evaluate their anti-inflammatory activity in vitro through the protein denaturation method. Extraction was carried out using the maceration method with ethanol, followed by fractionation with n-hexane, ethyl acetate, and water. The analysis revealed the presence of active compounds such as: Flavonoids, with cyanidanol as the dominant compound Saponins, dominated by gitogenin Tannins, with gambiriin C as the main compound Alkaloids, dominated by colchicine The anti-inflammatory activity test showed that the aqueous fraction (IC50 = 458.76 μg/mL) and the n-hexane fraction (IC50 = 495.18 μg/mL) had lower IC50 values compared to the positive control sodium diclofenac (IC50 = 526.78 μg/mL), indicating potential as natural anti- inflammatory agents. This study supports the use of gambir leaves as a candidate for herbal anti-inflammatory drug development.

Kata Kunci

Gambir Ekstrak Fraksi LC-HRMS Antiinflamasi Denaturasi protein