Analisis Kualitas Udara Dalam Ruangan Rumah Sekitar Pabrik Batu-Bata Di Kelurahan Manggis Gantiang Kota Bukittinggi Tahun 2016
- Penulis
- Khairul Hamid
- Pembimbing
- Evi Hasnita; Vina Novela
- Jenis repository
- Skripsi
- Tahun
- 2017
- Fakultas
- Fakultas Ilmu Kesehatan
- Program studi
- S1 Kesehatan Masyarakat
- Metode penelitian
- —
- Jenis metode
- —
- Variabel
- —
- Sumber dana
- —
- Lokasi/wilayah penelitian
- —
- Dipublikasikan
- 10 April 2017
Abstrak
Kemajuan di bidang industri akan memberikan dampak berupa pencemaran udara yang merupakan permasalahan lingkungan yang sedang berkembang saat ini. Beberapa pencemar udara seperti gas CO dan Partikulat yang sifatnya aerodinamis dapat dengan mudah menyebar ke lingkungan hingga tempat tinggal penduduk. Industri pembuatan batu-bata merupakan salah satu sektor industri yang banyak menghasilkan polusi udara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis adanya perbedaan nilai gas CO dan partikulat di pabrik batu-bata dengan nilai gas CO dan partikulat di area yang jauh dari pabrik batu-bata. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain tru experiment yang dilaksanakan pada bulan Agustus 2016 di Kelurahan Manggis Gantiang Kota Bukittinggi. Subjek penelitian adalah kualitas udara dan juga penduduk yang tinggal di sekitar pabrik batu-bata. Pengukuran kadar CO dan Partikulat menggunakan alat Particle Counter CEM DT-9881, data dianalisis secara univariat dan bivariate menggunakan uji Independent Sample T- Test. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa ada perbedaan kadar CO (p=0,008), dan kadar partikulat (p=0,05) pada ruangan rumah sekitar pabrik batau bata dengan kadar CO dan partikulat pada ruangan rumah yang berjarak 3 km dari pabrik batu-bata. Kesimpulan dari penelitian ini adalah kadar CO dan partikulat dalam ruangan rumah sekitar pabrik batu-bata melebihi dari ambang batas yang dipersyaratkan, disarankan kepada masyarakat yang tinggal di sekitar pabrik batu-bata sebaiknya ketika ada aktifitas pembakaran batu-bata jalur masuknya udara seperti ventilasi ditutup atau dipasang penyaring udara. Abstract (EN): Progress of industry will make an impact in the form of air pollution is a growing environmental problem today. Some air pollutants such as carbon dioxide and particulates that are aerodynamically can easily spread into the environment to family residences. Brick making industry is one industry that produce a lot of air pollution. This study aimed to analyze the differences in the value of carbon dioxide and particulates in the space around the house brick factory with a value of CO gas and particulates in the room a home away from the brick factory. This study was an experimental study with tru design experiment that was conducted in August 2016 in the village of Manggis Gantiang Bukittinggi. Subjects were air quality and also residents living nearby brick factory. Measurement of CO and particulates using a Particle Counter CEM DT-9881, the data were analyzed using univariate and bivariate tests Independent Sample TTest. The measurement results show that there are differences in the levels of CO (p = 0.008), and particulate levels (p = 0.05) in the room around the house brick factory with high levels of CO and particulates in the rooms of the house within 3 km from the brick factory. The conclusion of this study is the level of carbon monoxide and particulates in a room of the house around the plant brick exceed the threshold required, it is recommended to people who live around the factory brick preferably when there is activity burning brick lane entry of air as the vents closed or mounted air filter.