Logo Repository App UFDK Repository UFDK Universitas Fort De Kock
← Kembali
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kualitas Pelayanan Antenatal Care (ANC)...
Buka Dokumen (Google Drive)
Tesis 2025

Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kualitas Pelayanan Antenatal Care (ANC) Di Pasaman Barat Tahun 2025.

Penulis
Septiana Cantika
Pembimbing
Oktavianis; Zuraida
Jenis repository
Tesis
Tahun
2025
Fakultas
Fakultas Ilmu Kesehatan
Program studi
S2 Kesehatan Masyarakat
Metode penelitian
—
Jenis metode
—
Variabel
—
Sumber dana
—
Lokasi/wilayah penelitian
— (Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat)
Dipublikasikan
03 Februari 2026

Abstrak

Data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman Barat didaptkan pada tahun 2024 untuk persentase cakupan kunjungan antenatal care K4 61%. Pada tahun 2025 sampai bulan Maret persentase K4 15%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas pelayanan antenatal care. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Kabupaten Pasaman Barat pada bulan Juni – Juli 2025, menggunakan mix method. Responden yang diteliti adalah ibu hamil trimester III sebanyak 101 dan informan penelitian sebanyak 20 orang. Data di analisis dengan menggunakan uji chi square dan regresi logistic ganda dengan analisis data univariat, bivariat, dan multivariat dan untuk penelitian kualitatif menggunakan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan dari 101 ibu hamil berpengetahuan rendah 65 (64,4%), sikap negatif 61 (60,4%), dukungan keluarga kurang baik 35 (34,7%), konteks budaya dan sosial berdampak negatif 63 (62,4%), pelayanan ANC kurang berkualitas 68 (67,3%). Analisis bivariat menunjukkan variabel pengetahuan (p=0,001), sikap (p=0,018), dukungan keluarga (p=0,677), konteks budaya dan sosial (p=0,026), dan hasil uji regresi logistic berganda variabel paling berpengaruh adalah pengetahuan. Sementara hasil kualitatif yaitu kebijakan mengacu pada kebijakan program dari Kemenkes, SDM kesehatan belum mecukupi, sarana prasarana dan dana cukup tetapi pelaksanaan palayanan ANC di Puskesmas Kabupaten Pasaman Barat belum maksimal. Kesimpulan penelitian faktor yang paling berpengaruh terhadap kualitas pelayanan antenatal care adalah pengetahuan. Disarankan Puskesmas untuk meningkatkan promosi kesehatan agar kegiatan antenatal care pada pelayanan kesehatan ibu dan anak berjalan maksimal. Abstract (EN): Data from the West Pasaman District Health Office showed that in 2024, the coverage percentage for K4 antenatal care visits was 61%. In 2025, until March, the K4 percentage was 15%. This study aims to analyze the factors influencing the quality of antenatal care services. This research was conducted at the Community Health Centers in West Pasaman District from June to July 2025, using a mixed method. The respondents studied were 101 third-trimester pregnant women and 20 research informants. Data were analyzed using the chi-square test and multiple logistic regression with univariate, bivariate, and multivariate data analysis, and for qualitative research, in-depth interviews were used. The research results showed that out of 101 pregnant women, 65 (64.4%) had low knowledge, 61 (60.4%) had negative attitudes, 35 (34.7%) had poor family support, 63 (62.4%) had negative cultural and social contexts, and 68 (67.3%) had poor quality ANC services. Bivariate analysis showed that knowledge (p=0.001), attitude (p=0.018), family support (p=0.677), and cultural and social context (p=0.026) were significant variables, and the results of the multiple logistic regression test showed that the most influential variable was knowledge. Meanwhile, the qualitative results indicated that policies refer to program policies from the Ministry of Health, health human resources are insufficient, infrastructure and funds are adequate, but the implementation of ANC services at the West Pasaman District Community Health Centers is not optimal. The conclusion of the study is that the most influential factor on the quality of antenatal care services is knowledge. It is recommended that Community Health Centers improve health promotion so that antenatal care activities in maternal and child health services run optimally.

Kata Kunci

pengetahuan sikap dukungan keluarga konteks budaya sosial kualitas pelayanan ANC