ANALISIS DIMENSI KUALITAS PELAYANAN FISIOTERAPI PASIEN BPJS RAWAT JALAN DI RSSN BUKITTINGGI
Categorie(s):
Jurnal nasional
Author(s):
Rovendra, Erit
Advisor:
ISSN/ISBN:
eISSN/eISBN:
2528-665X
Volume:
Volume 5;No.1(February,2020): 250-257
Keyword(s):
kualitas, pelayanan, fisioterapi
DOI:
10.32883/hcj.v5i1.577
Abstract :
Kepuasan pasien adalah salah satu indikator keberhasilan pelayanan kesehatan. Kepuasan pasien akan terpenuhi bila pelayanan yang diberikan telah sesuai dengan harapan mereka. Ektifitas pelayanan fisioterapis, waktu pemulihan, prilaku fisioterapis, lingkungan dan perawatan yang diperoleh akan mempengaruhi kepuasan pasien. Tujuan penelitian ini untuk menganalisa dimensi kualitas pelayanan fisioterapi pasien BPJS rawat jalan di RSSN Bukittinggi.
Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi deskriptif.
Pelaksanaannya di RSSN Bukittinggi dengan informan yang terdiri dari 6 informan utama (petugas Rumah Sakit) dan 8 informan pendukung (pasien BPS). Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam, observasi dan telaah dokumen. Hasil penelitian didapatkan tema yang menunjukkan data yang ada pada proses (bukti fisik, kehandalan, jaminan) juga sudah baik, namun daya tanggap dan empati pada petugas masih dirasa
kurang baik sehingga mempengaruhi output yang didapat yaitu cukup puas.
Dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kualitas terhadap pelayanan fisioterapi yang diberikan
sudah cukup baik. Diperlukan kerjasama semua pihak untuk mendukung peningkatan kualitas pelayanan rumah sakit khususnya fisioterapi dalam memenuhi harapan pasien
Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi deskriptif.
Pelaksanaannya di RSSN Bukittinggi dengan informan yang terdiri dari 6 informan utama (petugas Rumah Sakit) dan 8 informan pendukung (pasien BPS). Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam, observasi dan telaah dokumen. Hasil penelitian didapatkan tema yang menunjukkan data yang ada pada proses (bukti fisik, kehandalan, jaminan) juga sudah baik, namun daya tanggap dan empati pada petugas masih dirasa
kurang baik sehingga mempengaruhi output yang didapat yaitu cukup puas.
Dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kualitas terhadap pelayanan fisioterapi yang diberikan
sudah cukup baik. Diperlukan kerjasama semua pihak untuk mendukung peningkatan kualitas pelayanan rumah sakit khususnya fisioterapi dalam memenuhi harapan pasien