Efek Pelatihan Senam Lansia Dan Latihan Jalan Tandem Dalam Meningkatkan Keseimbangan Tubuh Lansia Di Panti Sosial Tresna Kasih Sayang Ibu Batusangkar Sumatra Barat
Categorie(s):
Jurnal nasional
Author(s):
Syah, rhas; Purnawati, Susy; Sugijanto
Advisor:
ISSN/ISBN:
2302-688X
eISSN/eISBN:
Volume:
Volume 5, No.1, Pebruari 2017: 8-16
Keyword(s):
Senam Lansia, Jalan Tandem, Keseimbangan
DOI:
Abstract :
Lansia mengalami penurunan keseimbangan postural akibat tulang kehilangan densitas atau cairan, penurunan kekuatan otot dan stamina menurun menimbulkan gangguan berjalan, mempertahankan posisi postural sehingga meningkatkan resiko jatuh lansia.Tujuan penelitian ini untuk melihat pengaruh kombinasi senam lansia dan latihan jalan tandem terhadap peningkatan
keseimbangan tubuh lansia. Penelitian ini adalah studi experiment dengan rancangan pre test and post
test group design. Penelitian dilakukan di Panti Sosial Tresna Werdha Kawasan Sumatera Barat pada bulan April Mei 2016. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan random sampling dan besar sampel ditentukan dengan rumus rumus pocock yaitu sejumlah 34 lansia dari 70 Lansia yang dibagi
dua untuk kelompok kontrol dan perlakukan setelah dilakukan seleksi inklusi dan eksklusi.Kelompok kontrol diberikan senam lansia dan kelompok perlakuan diberikan kombinasi senam lansia dan latihan jalan tandem sejauh 4 m sebanyak 5 kali bolak balik. Intervensi dilakukan empat minggu dengan interval 3 kali seminggu.Alat Ukur yang diggunakan adalah Berg Balance Scale. Hasil
penelitian di dapatkan dari 34 lansia terdiri dari 25 pria (73,5%) dan 9 wanita (26,5%), rerata usia lansia adalah 69,3 tahun pada kelompok perlakuan, dan 67,7 tahun pada kelompok kontrol serta rerata
IMT pada kelompok perlakuan 22,3 dan kelompok kontrol 23,7. Analisis bivariate membuktikan bahwa kombinasi senam lansia dan latihan jalan tandem lebih baik terhadap peningkatan keseimbangan pada lansia yaitu dengan beda mean 6,23 dibandingkan pada kelompok kontrol hanya 2,41. Analisis keseimbangan lansia setelah intervensi pada kelompok perlakuan dan kelompok
kontrol dengan uji independent test didapatkan p value 0,015 (p< 0,05). Dapat disimpulkan bahwa adanya efek kombinasi senam lansia dan latihan jalan tandem dalam meningkatkan keseimbangan
tubuh lansia di Panti Sosial Tresna Kasih Sayang Ibu Batusangkar Sumatra Barat
keseimbangan tubuh lansia. Penelitian ini adalah studi experiment dengan rancangan pre test and post
test group design. Penelitian dilakukan di Panti Sosial Tresna Werdha Kawasan Sumatera Barat pada bulan April Mei 2016. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan random sampling dan besar sampel ditentukan dengan rumus rumus pocock yaitu sejumlah 34 lansia dari 70 Lansia yang dibagi
dua untuk kelompok kontrol dan perlakukan setelah dilakukan seleksi inklusi dan eksklusi.Kelompok kontrol diberikan senam lansia dan kelompok perlakuan diberikan kombinasi senam lansia dan latihan jalan tandem sejauh 4 m sebanyak 5 kali bolak balik. Intervensi dilakukan empat minggu dengan interval 3 kali seminggu.Alat Ukur yang diggunakan adalah Berg Balance Scale. Hasil
penelitian di dapatkan dari 34 lansia terdiri dari 25 pria (73,5%) dan 9 wanita (26,5%), rerata usia lansia adalah 69,3 tahun pada kelompok perlakuan, dan 67,7 tahun pada kelompok kontrol serta rerata
IMT pada kelompok perlakuan 22,3 dan kelompok kontrol 23,7. Analisis bivariate membuktikan bahwa kombinasi senam lansia dan latihan jalan tandem lebih baik terhadap peningkatan keseimbangan pada lansia yaitu dengan beda mean 6,23 dibandingkan pada kelompok kontrol hanya 2,41. Analisis keseimbangan lansia setelah intervensi pada kelompok perlakuan dan kelompok
kontrol dengan uji independent test didapatkan p value 0,015 (p< 0,05). Dapat disimpulkan bahwa adanya efek kombinasi senam lansia dan latihan jalan tandem dalam meningkatkan keseimbangan
tubuh lansia di Panti Sosial Tresna Kasih Sayang Ibu Batusangkar Sumatra Barat