Pengolahan Sampah Organik Menjadi Kompos Pada Pedagang Pasar Lasi Tradisional
Categorie(s):
Jurnal nasional
Author(s):
Fatma, Fitria; Jumiaty, Hazanita
Advisor:
ISSN/ISBN:
eISSN/eISBN:
Volume:
Volume 1;No.1 (April, 2020): 47-53
Keyword(s):
DOI:
https://ojs.fdk.ac.id/index.php/ESJ/article/view/1012
Abstract :
Masalah persampahan pasar merupakan masalah yang otentik untuk ditindak lanjuti. Pembuangan sampah pasar adalah langsung dibuang ke sungai yang berada dibelakang pasar. Sementara itu, air tersebut digunakan untuk kebutuhan sehari-hari oleh masyarakat yang berada disekitar sungai tersebut. Sehingga air tercemar oleh sampah dan menimbulkan pencemaran udara sekitar pemukiman masyarakat. Pasar Lasi Tradisional terletak di sebelah timur Ibukota Kabupaten Agam 73 km. Masyarakat Canduang umumnya bermata pencaharian petani 75% dari jumlah penduduk. Lahan pertaniannya menanam sayur-sayuran dan tebu yang membutuhkan pupuk dalam kegiatan pertanian. Pasar Lasi banyak menjual sayur-sayuran, sehingga banyaknya produksi dan timbunan sampah organic. Sampah yang tidak dikelola dengan baik, sehingga masyarakat membuang sampah ke sungai dibelakang pasar. Air Sungai atau sungai tersebut mengalir ditengah pemukiman masyarakat. Tujuan pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap masyarakat agar tidak membuang sampah di sungai serta mampu melakukan pengolahan sampah organic menjadi kompos. Kegiatan ini dilakukan selama 2 bulan yaitu September oktober 2019. Pelaksanaan ini dilakukan secara 3 tahapan, yaitu tahap survey lapangan, tahap pemberdayaan, dan tahap evaluasi. Pelaksanaan survey dan wawancara kepada masyarakat terdapat masalah sampah yang dibuang saja, dan tahap pelaksanaan melakukan pelatihan-pelatihan cara pengolahan sampah menjadi kompos, manfaat kompos, serta membersihkan lokasi sampah yang menumpuk. Masyarakat dan pedagang pasar Lasi sangat antusias melakukan pengolahan sampah. Diharapkan pengurus pasar dan walinagari mampu membuat kebijakan tentang pengelolaan sampah di Pasar Lasi