Efektifitas Hidroterapi Air Hangat Dan Serai Terhadap Penurunan Tekanan Darah Hipertensi Pada Pegawai Dinas Kesehatan Kabupaten Pesisir Selatan Tahun 2020
Categorie(s):
Tesis
Author(s):
Yuska, Elvamida
Advisor:
Hasnita, Evi
Nurdin
Nurdin
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Hipertensi, Hidroterapi, Serai dan tekanan darah.
DOI:
-
Abstract :
Pendahuluan Menurut hasil Riskesdas tahun 2018, prevalensi hipertensi di Indonesia adalah 34,1% yang berarti 1 dari 3 penduduk mengalami hipertensi. 13,3 % diantaranya memilih tidak meminum obat dan mencari cara tradisional sebagai upaya menurunkan tekanan darah, DiPuskesmas salido kabupaten Pesisir Selatan dari data PIS-PK terdapat 31 % penduduk menderita hipertensi.dari sini muncul ide bahwa pelu penelitian lebih lanjut tentang cara
yang efektif untuk menurunkan tekanan darah secara non farmakologis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahi efektifits hidroterapi menggunakan air hangat campur serai terhadap penurunan tekanan darah penderita hipertensi di wilaya kerja Puskesmas Salido kecamatan IV Jurai Kabupaten Pesisir Selatan. Metodologi penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan Desain Penelitaian menggunakan quasi eksperimen desingn two group dengan pendekatan pre and post test. Populasi pada penelitian ini adalah penderita
hipertensi yang berumur antara 45 tahun sampai 60 tahun pada hipertensi derajat I dan derajat II, yang ditetapkan berdasarkan kriteria. Sampel pada penelitian ini sebanyak 40 sampel. Analisis data digunakan adalah uji t Independen. Hasil penelitian diperoleh bahwa sebelum dilakukan hidroterapi tekanan darah sistolik responden pada kelompok air hangat dan serai adalah sebesar 161,35 mmHg setelah dilakukan hidroterapi turun menjadi 140,30 mmHg, sedangkan untuk hipertensi derajat I mengalami penurunan lebih signifikan dari pada hipertensi derajat II, dengan P.value 0.000. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Hidroterapi menggunakan air hangat campur serai lebih efektif menurunkan tekanan darah dibandingkan dengan hanya menggunakan air hangat saja. Hidroterapi menggunakan air hangat dan serai menurunkan tekanan darah secara fisiologis dan psikologis, aromaterapi yang dikeluarkan
serai dalam air hangat juga memberikan efek relaksasi pada penderita hipertensi.
yang efektif untuk menurunkan tekanan darah secara non farmakologis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahi efektifits hidroterapi menggunakan air hangat campur serai terhadap penurunan tekanan darah penderita hipertensi di wilaya kerja Puskesmas Salido kecamatan IV Jurai Kabupaten Pesisir Selatan. Metodologi penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan Desain Penelitaian menggunakan quasi eksperimen desingn two group dengan pendekatan pre and post test. Populasi pada penelitian ini adalah penderita
hipertensi yang berumur antara 45 tahun sampai 60 tahun pada hipertensi derajat I dan derajat II, yang ditetapkan berdasarkan kriteria. Sampel pada penelitian ini sebanyak 40 sampel. Analisis data digunakan adalah uji t Independen. Hasil penelitian diperoleh bahwa sebelum dilakukan hidroterapi tekanan darah sistolik responden pada kelompok air hangat dan serai adalah sebesar 161,35 mmHg setelah dilakukan hidroterapi turun menjadi 140,30 mmHg, sedangkan untuk hipertensi derajat I mengalami penurunan lebih signifikan dari pada hipertensi derajat II, dengan P.value 0.000. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Hidroterapi menggunakan air hangat campur serai lebih efektif menurunkan tekanan darah dibandingkan dengan hanya menggunakan air hangat saja. Hidroterapi menggunakan air hangat dan serai menurunkan tekanan darah secara fisiologis dan psikologis, aromaterapi yang dikeluarkan
serai dalam air hangat juga memberikan efek relaksasi pada penderita hipertensi.